Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Magitudo 3,2 Guncang Kendari, Getaran Dirasakan Cukup Kuat
Advertisement . Scroll to see content

Penyebab Gempa Nagekeo NTT, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Naik Flores

Kamis, 25 Januari 2024 - 22:03:00 WIB
Penyebab Gempa Nagekeo NTT, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Naik Flores
Gempa bumi Magnitudo 5,6 mengguncang Barat Laut Mbay, Ibu Kota Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (25/1/2024) malam. (Foto: BMKG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gempa bumi mengguncang Mbay Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (25/1/2024) pukul 19.24.13 WIB. BMKG mengupdate parameter kekuatan gempa dari M5,9 menjadi M5,6. Selain itu sejumlah gempa susulan tercatat terjadi sejak guncangan pertama tersebut. 
 
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Naik Flores (Flores Back Arc Thrust)," ujar Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, Kamis (25/1/2024).

Daryono mengatakan gempa ini berada pada kedalaman 10 kilometer. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Gempa berdampak dan dirasakan di daerah Ruteng, Waingapu, Bajawa, Ende, Maumere, Labuan Bajo dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu) dan daerah Kupang dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). 

"Hasil pemodelan menunjukkan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Daryono.

 Sementara itu, hingga pukul 19.46 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 3 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M3,9.

Daryono mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Hindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. 

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa atau tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah," ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut