Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pendaki Gunung Semeru Jatuh ke Jurang, Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban
Advertisement . Scroll to see content

Pencarian Nelayan Malteng yang Hilang Terseret Arus Dihentikan, Hasil Nihil

Senin, 28 September 2020 - 18:34:00 WIB
Pencarian Nelayan Malteng yang Hilang Terseret Arus Dihentikan, Hasil Nihil
Tim SAR menemui keluarga nelayan yang hilang terseret arus di Maluku Tengah. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

AMBON, iNews.id – Pencarian seorang nelayan di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Maluku yang hilangterseret arus sungai dihentikan di hari ketujuh. Pencarian korban belum juga menunjukkan tanda-tanda keberadaan korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Ambon, Djunaedi menyatakan operasi pencarian seorang nelayan asal Desa Sahulau, Kecamatan Elpaputi, Kabupaten Maluku Tengah dihentikan. Tim SAR gabungan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Marthen Tuni (38), nelayan yang dilaporkan hilang saat memancing ikan di muara Sungai Mala.

“Operasi pencarian Marthen dilakukan sejak tanggal 21 September 2020,” katanya, Senin (28/9/2020).

Setelah operasi pencarian ditutup, Tim SAR akan melakukan pemantauan. Tim SAR mengimbau warga yang punya informasi mengenai keberadaan korban agar segera melapor ke petugas.

Sebelumnya, Marthen pamit kepada istri untuk pergi memancing ikan di muara Sungai Mala, Senin 21 September 2020 sekitar pukul 07.00 WIT. Nahas, korban terseret arus dan tenggelam.

Keluarga korban sudah berupaya melakukan pencarian dengan bantuan warga Desa Sahulau, namun tidak membuahkan hasil. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Tengah kemudian melaporkan kejadian itu ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon.

Petugas SAR gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan, Kepolisian dan Komando Distrik Militer kemudian bergerak untuk melakukan pencarian, dengan dibantu warga setempat.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut