Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penampakan Bagong, Sapi 1,1 Ton Milik Warga Grobogan Terpilih Jadi Hewan Kurban Prabowo
Advertisement . Scroll to see content

Kemhan: Indonesia Hadapi Perang Semesta Melawan Corona

Sabtu, 02 Mei 2020 - 14:50:00 WIB
Kemhan: Indonesia Hadapi Perang Semesta Melawan Corona
Ilustrasi virus corona. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyebut Indonesia sedang menghadapi perang semesta dalam penanganan wabah Covid-19 atau virus corona. Polanya dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Juru bicara Menhan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, pandemi corona termasuk ancaman nonmiliter yang mengancam jiwa masyarakat Indonesia.

"Masyarakat sebagai garda terdepan harus disiplin melaksanakan physical distancing dan pola hidup bersih serta sehat. Sementara rumah sakit, dokter, dan tenaga kesehatan sebagai benteng terakhir," ujarnya dalam diskusi virtual bertema Tantangan Pertahanan di Tengah Pandemi Covid-19, Jumat (1/5/2020).

Menurutnya masyarakat harus memahami pentingnya konsep perang semesta melawan corona ini. Jangan sampai masyarakat tidak disiplin hingga tertular corona sehingga membuat pertahanan terakhir roboh karena keterbatasan tenaga medis.

Dahnil mengatakan Kemenhan turut terlibat dalam perang melawan corona dengan menyediakan pengadaan alat pelindung diri (APD), memfungsikan rumah sakit militer untuk rujukan pasien Covid-19, dan mengerahkan personel TNI di rumah sakit-rumah sakit serta mengawal ketertiban umum. Dia menjelaskan anggaran Kemenhan dipotong Rp6 triliun untuk membantu penanganan corona.

"Pertahanan kita base on threat, anggaran jadi banyak yang dialihkan karena skala prioritas. Untuk belanja yang tidak bisa digeser, tetap dialokasikan seperti biasa," katanya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut