Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Islah di Lirboyo, Sepakat Gelar Muktamar Bersama
Advertisement . Scroll to see content

Sah, 9 Kiai Tim AHWA Ditetapkan untuk Pilih Rais Aam PBNU

Kamis, 23 Desember 2021 - 20:22:00 WIB
Sah, 9 Kiai Tim AHWA Ditetapkan untuk Pilih Rais Aam PBNU
Rapat pleno Muktamar ke-34 NU telah menetapkan Tim AHWA beranggotakan 9 kiai sepuh untuk memilih Rais Aam PBNU, Kamis (23/12/2021). (Foto: Koran SINDO/Abdul Hakim)
Advertisement . Scroll to see content

BANDARLAMPUNG - Sidang pleno Muktamar ke-34 NU telah menetapkan tim ahlil Halli wal aqdi (AHWA) yang beranggotakan sembilan kiai sepuh. Ke-9 kiai sepuh itu bertugas untuk memilih Rais Aam PBNU periode 2021-2026.

Tim AHWA yang berjumlah 9 kiai sepuh itu antara lain KH Dimyati Rais yang mendapatkan suara tertinggi sebanyak 503 dukungan dari PCNU dan PWNU. Disusul KH Mustofa Bisri sebanyak (494), KH Ma'ruf Amin  (458), KH Anwar Mansur (408), KH TG Turmudzi (403), KH Miftakhul Achyar  (395),  KH Nurul Huda  (384), KH.Buya Ali Marbun (309) dan KH Zinal Abidin (272).

Merujuk tata tertib Muktamar, pemilihan rais aam PBNU disepakati menggunakan sistem AHWA. Dengan model ini, rais aam akan dipilih oleh 9 orang yang mendapat mandat PCNU dan PWNU menjadi AHWA. Model AHWA menitikberatkan pada pendekatan musyawarah mufakat.

Sedangkan penentuan ketua umum tandfidziyah PBNU dilakukan dengan cara pemilihan. Para calon akan memperebutkan dukungan dari pemilik suara, yakni PCNU, PCINU, PWNU, PBNU dan badan otonom.

Ketua SC Muktamar ke-34 NU M Nuh mengatakan, pemilihan AHWA dilakukan dengan membagi dalam enam kelompok. Tiap kelompok terdiri atas 100 orang. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut