Lampung Utara Geger! Pria Bawa Parang Bacok 3 Orang, 2 di Antaranya Kritis
LAMPUNG UTARA, iNews.id – Warga Dusun Plongkowati, Desa Madukoro Baru, Kecamatan Kotabumi Utara, Lampung Utara, digegerkan dengan aksi pembacokan, Rabu (17/6/2026) malam. Seorang pria nekat menyerbu rumah warga sambil menghujani penghuninya dengan sabetan parang secara membabi buta.
Akibat insiden berdarah yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB ini, tiga orang mengalami luka bacok serius. Dua di antaranya kini dalam kondisi kritis di rumah sakit.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian serta rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian, pelaku diidentifikasi bernama Yakob. Dia datang ke rumah korban, Syafei Riyadi, dengan menenteng sebilah parang.
Setibanya di lokasi, pelaku berteriak histeris memanggil pemilik rumah sembari mengayunkan parang ke pagar besi hingga menimbulkan suara gaduh. Karena tidak mendapat respons dari dalam, pelaku mendobrak paksa pagar dan merusak kendaraan milik korban yang tengah terparkir di halaman.
Pelaku yang kalap langsung menjebol pintu utama dan merangsek masuk ke dalam rumah untuk memburu korban. Begitu berhasil masuk, duel sengit yang melibatkan senjata tajam tak terhindarkan antara pelaku dan Syafei Riyadi selaku pemilik rumah.
Syafei menderita luka bacok parah di bagian kepala dan leher. Namun, dalam kondisi bersimbali darah, ia tetap berupaya melakukan perlawanan demi menyelamatkan nyawanya. Syafei sempat merebut situasi dan menebas bagian perut serta tangan kiri pelaku hingga sang penyerang ambruk.
Melihat pertarungan berdarah tersebut, seorang perempuan bernama Jawariyah mencoba memberanikan diri untuk melerai. Nahas, ia turut menjadi korban dan menderita luka robek di tangan kirinya akibat menahan mata parang pelaku.
Mendapat laporan dari warga yang panik, petugas kepolisian langsung menerjunkan personel ke TKP. Polisi segera mengevakuasi para korban yang terluka parah ke sejumlah fasilitas medis terdekat.
Para korban saat ini dirawat secara terpisah di RSUD Ryacudu Kotabumi, Rumah Sakit Maria Regina, dan Rumah Sakit Handayani untuk mendapatkan penanganan darurat.
"Kami mengonfirmasi benar telah terjadi peristiwa penyerangan tersebut. Total ada tiga orang yang menjadi korban luka-luka dalam insiden berdarah ini. Dua korban di antaranya, yaitu berinisial Y (Yakob/pelaku) dan S (Syafei/pemilik rumah), saat ini masih dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif dari tim medis," ujar Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Roland Cristofel, Kamis (18/6/2026).
Hingga saat ini, aparat Satreskrim Polres Lampung Utara bersama Polsek setempat masih bersiaga dan melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian guna menghindari konflik susulan.
Polisi telah mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis parang dan rekaman CCTV untuk didalami. Mengenai motif di balik penyerangan brutal tersebut, petugas menegaskan masih melakukan pemeriksaan maraton terhadap sejumlah saksi mata yang berada di sekitar lokasi saat malam kejadian.
Editor: Kastolani Marzuki