Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cekcok soal Sim Card, Anak Pengurus PSHT Lampung Selatan Tewas Ditusuk Teman
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Hebat Diduga Gudang BBM Ilegal di Lampung, 2 Mobil dan 1 Motor Hangus

Rabu, 01 Mei 2024 - 13:56:00 WIB
Kebakaran Hebat Diduga Gudang BBM Ilegal di Lampung, 2 Mobil dan 1 Motor Hangus
Tangkapan layar video kebakaran diduga gudang BBM ilegal di Lampung Selatan. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

LAMPUNG TIMUR, iNews.id - Kebakaran terjadi di sebuah bengkel yang diduga menjadi gudang penampungan bahan bakar minyak (BBM) di Desa Candimas, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Kebakaran ini terjadi Rabu (1/5/2024) pukul 04.00 WIB.

Berdasarkan video yang diterima iNews, kobaran api dan kepulan asap hitam terlihat melalap sebuah lokasi. Tampak pula sebuah mobil pemadam kebakaran (damkar) dan beberapa petugas berupaya memadamkan api. 

Dalam video lainnya, api yang sudah berhasil dijinakkan menyisakan puing-puing bekas kebakaran. Termasuk kerangka besi tandon yang diduga menjadi media penampung BBM ilegal masih berada di lokasi kebakaran. 

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadillah Astutik yang dikonfirmasi membenarkan insiden kebakaran tersebut. Sampai saat ini petugas Polsek Natar maupun Polres Lampung Selatan masih menyelidikinya.

"Iya, kebakaran terjadi subuh tadi wilayah Candimas, Kecamatan Natar. Lokasi di bengkel mobil diduga dijadikan tempat penampungan BBM," ujar Umi, Rabu (1/5/2024).

Umi menyebutkan, api yang melalap lokasi diduga gudang tersebut berhasil dijinakkan petugas damkar dibantu aparat hingga masyarakat setempat.

Dia memastikan, kebakaran diduga gudang BBM tersebut tidak memakan korban jiwa. 

"Alhamdulillah, tadi pagi sudah padam tidak ada korban jiwa," ucapnya.

Namun demikian kata Umi, didapati dua mobil jenis truk dan pikap serta satu motor ikut terbakar dalam insiden tersebut. 

Disinggung soal adanya informasi bengkel tersebut dijadikan tempat penimbunan BBM ilegal, Umi menegaskan pihaknya belum bisa menyimpulkan. Sebab saat ini pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan.

"Masih proses penyelidikan, tapi yang jelas ada beberapa tandon ditemukan di lokasi. Untuk ilegal atau tidaknya, itu nanti terungkap dari hasil penyelidikan," ujarnya. 

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut