Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Ibu Meletus Pagi Ini, Kolom Abu Capai 400 Meter dari Puncak
Advertisement . Scroll to see content

Gunung Anak Krakatau Berstatus Level III Siaga, PVMBG Larang Aktivitas Radius 3 Km

Sabtu, 04 Juli 2026 - 11:33:00 WIB
Gunung Anak Krakatau Berstatus Level III Siaga, PVMBG Larang Aktivitas Radius 3 Km
Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III Siaga. PVMBG mengimbau masyarakat dan wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif. (Foto: PVMBG)
Advertisement . Scroll to see content

LAMPUNG SELATAN, iNews.id - Gunung Anak Krakatau berstatus Level III Siaga berdasarkan laporan terbaru Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Sabtu (4/7/2026). Masyarakat, wisatawan dan pendaki diminta tidak mendekati kawasan kawah aktif demi alasan keselamatan.

Laporan Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau menunjukkan aktivitas visual gunung masih relatif stabil. Meski demikian, aktivitas vulkanis masih terus berlangsung berdasarkan hasil pemantauan kegempaan.

Berdasarkan hasil pengamatan pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, asap kawah berwarna putih terlihat keluar dengan ketinggian sekitar 10 hingga 50 meter di atas puncak.

Selain aktivitas visual tersebut, petugas juga mencatat satu kali gempa hybrid dan tremor menerus yang menjadi indikator masih berlangsungnya aktivitas vulkanik di Gunung Anak Krakatau.

Penyusun laporan Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Anggi Nuryo Saputro, mengingatkan masyarakat agar mematuhi seluruh rekomendasi yang telah dikeluarkan PVMBG.

"Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level III (Siaga). Masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif," katanya dikutip dari iNews Pandeglang, Sabtu (4/7/2026).

PVMBG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui informasi resmi dari instansi berwenang.

Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi mengenai aktivitas gunung api tersebut agar tidak menimbulkan kepanikan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut