BMKG Ungkap Penyebab Gempa Tanggamus M4,9 Dipicu Aktivitas Sesar Aktif
TANGGAMUS, iNews.id – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Tanggamus, Lampung, Minggu (28/6/2026) pukul 04.10 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Episenter gempa tercatat berada pada koordinat 6,23 Lintang Selatan dan 104,72 Bujur Timur, atau sekitar 83 kilometer tenggara Tanggamus, Lampung, dengan kedalaman 20 kilometer di bawah permukaan laut.
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto, menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah setempat.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar aktif wilayah setempat," ujar Hartanto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/6/2026).
Berdasarkan laporan masyarakat, getaran gempa dirasakan di beberapa wilayah dengan intensitas berbeda. Di Bandar Lampung, gempa dirasakan pada skala II MMI, yakni getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda ringan yang digantung tampak bergoyang.
Sementara di Pesawaran, getaran tercatat pada skala II hingga III MMI, di mana getaran terasa nyata di dalam rumah seperti ada truk melintas.
Adapun di wilayah Tanggamus, gempa dirasakan dengan intensitas III MMI yang menunjukkan getaran cukup jelas di dalam rumah.
Hartanto menegaskan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. Selain itu, hasil pemantauan BMKG hingga pukul 04.35 WIB juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.
"Hingga pukul 4:35 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan," katanya.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG.
Editor: Donald Karouw