Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Tebal Capai Ketinggian 800 Meter
Advertisement . Scroll to see content

Aktivitas Vulkanis Gunung Anak Krakatau Meningkat, Status Level II Waspada

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:14:00 WIB
Aktivitas Vulkanis Gunung Anak Krakatau Meningkat, Status Level II Waspada
Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang terpantau mengalami puluhan gempa vulkanik dan keluarnya asap dari kawah, Rabu (24/6/2026) malam. (Foto: PVMBG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Aktivitas kegempaan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda tercatat meningkat selama periode pengamatan 24 Juni 2026. Puluhan gempa vulkanis terekam dalam kurun waktu 24 jam dengan status gunung masih berada pada Level II Waspada.

Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tercatat 41 gempa embusan, 21 gempa frekuensi rendah, 47 gempa hybrid, serta satu gempa tektonik jauh.

Selain aktivitas kegempaan, secara visual petugas juga mengamati adanya embusan asap putih dari kawah aktif dengan ketinggian berkisar 10 hingga 200 meter di atas puncak.

Pada malam hari, laporan pengamatan juga menyebutkan munculnya sinar api dari area kawah aktif Gunung Anak Krakatau.

Penyusun laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau, Rioboniek Situmorang, menegaskan bahwa status gunung masih berada pada Level II Waspada sehingga aktivitas masyarakat tetap harus dibatasi di sekitar kawasan tersebut.

“Masyarakat, pengunjung, wisatawan maupun pendaki tidak diperbolehkan mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif,” tulisnya dalam laporan resmi PVMBG dikutip Kamis (25/6/2026).

Meski aktivitas vulkanis meningkat, PVMBG menyebut kondisi gunung masih dalam status yang sama dan belum menunjukkan peningkatan ke level lebih tinggi. Namun, masyarakat, wisatawan dan nelayan yang beraktivitas di sekitar Selat Sunda diminta tetap waspada dan mematuhi seluruh rekomendasi resmi yang dikeluarkan.

PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak bersumber dari instansi resmi pemerintah. Masyarakat diminta terus memantau perkembangan aktivitas gunung melalui kanal resmi PVMBG dan badan terkait lainnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut