Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Mobil Pikap di Nganjuk Tabrak Truk di Bahu Jalan, 3 Orang Luka-luka
Advertisement . Scroll to see content

Kecelakaan Maut di Kutai Timur, 2 Pemotor Tewas Terbakar usai Adu Banteng

Senin, 22 Juni 2026 - 18:05:00 WIB
Kecelakaan Maut di Kutai Timur, 2 Pemotor Tewas Terbakar usai Adu Banteng
Tangkapan layar kobaran api yang membakar dua pemotor usai terlibat adu banteng di Kutai Timur, Kaltim. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

KUTAI TIMUR, iNews.idKecelakaan maut yang mengerikan terjadi di jalur Poros Bengalon–Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur. Dua pengendara sepeda motor terlibat tabrakan adu banteng dengan sangat keras hingga memicu ledakan dan kobaran api. Tragis, keduanya tewas terpanggang di lokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan.

Insiden berdarah ini tepatnya terjadi di kawasan Simpang Perdau. Kerasnya benturan disertai kobaran api yang langsung membesar membuat kedua korban sama sekali tidak memiliki kesempatan untuk menyelamatkan diri. 

Warga di sekitar lokasi kejadian sempat berhamburan mencoba memadamkan api menggunakan alat seadanya, namun nyawa kedua pengendara gagal diselamatkan. 

Data Satlantas Polres Kutai Timur, identitas kedua korban tewas yakni, SL (22) guru muda asal Desa Sepaso Barat, Kecamatan Bengalon. Korban menderita luka bakar yang sangat parah di sekujur tubuh. Selain itu, BS (36) warga Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon.  

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Kutim yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi jasad kedua korban ke rumah sakit terdekat serta mengamankan arus lalu lintas yang sempat macet total.

"Kami masih menyelidiki penyebab kecelakaan, termasuk mendalami seluruh faktor teknis dan kelalaian yang memicu kecelakaan maut tersebut," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Kutim, Iptu Wilson Tanjung, Senin (22/6/2026).

Berdasarkan keterangan saksi mata di lapangan serta hasil Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sementara oleh pihak kepolisian, petaka ini bermula dari faktor kondisi jalan yang rusak. 

Awalnya, sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai oleh BS melaju kencang dari arah Sangatta menuju ke arah Bengalon.

Saat melintasi kawasan Simpang Perdau, BS diduga mendadak dikejutkan oleh lubang besar di depannya. Sehingga, banting setir ke kanan hingga kendaraannya melambung masuk ke jalur berlawanan. 

Pada saat yang bersamaan, melaju sepeda motor matik yang dikendarai oleh guru muda, SL. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan hebat tidak dapat terhindarkan hingga percikan bahan bakar langsung menyambar dan meledakkan kedua motor.

Sebagai langkah penyelidikan lebih lanjut, bangkai dua unit sepeda motor yang sudah hangus hitam dan tinggal kerangka tersebut kini telah dievakuasi ke Mapolres Kutim sebagai barang bukti utama. 

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut