Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Advertisement . Scroll to see content

5 Hewan di Kalimantan Timur yang Keadaannya Nyaris Punah, Nomor 1 Mamalia Hidup di Air

Rabu, 19 Oktober 2022 - 16:30:00 WIB
5 Hewan di Kalimantan Timur yang Keadaannya Nyaris Punah, Nomor 1 Mamalia Hidup di Air
Berikut deretan hewan di Kalimantan Timur yang keadaannya nyaris punah. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Hewan di Kalimantan Timur yang keadaannya nyaris punah cukup beragam. Sebagian besar didominasi oleh jenis mamalia.

Berikut deretan hewan di Kalimantan Timur yang keadaannya nyaris punah, dirangkum iNews.id dari berbagai sumber, Rabu (19/10/2022).

Hewan di Kalimantan Timur yang Keadaannya Nyaris Punah

1. Pesut Mahakam

Pesut Mahakam menjadi salah satu hewan di Kalimantan Timur yang keadaannya nyaris punah. Hewan mamalia yang memiliki nama latin Orcaella brevirostis ini hidup di air tawar.

Pesut Mahakam biasa ditemui di Sungai Mahakam di Kalimantan Timur atau pun Sungai Kapuas di Kalimantan Barat.

Hewan ini memiliki tubuh yang tegap, lurus, dan bulat. Umumnya, mamalia ini berwarna putih disertai abu-abu muda hingga tua.

Kepalanya membulat dan memiliki moncong seperti lumba-lumba. Namun, moncong pesut Mahakam jauh lebih pendek dibanding lumba-lumba.

Meski kini terancam punah, pesut Mahakam diklaim bisa bertahan hidup hingga usia 30 tahun. Organ reproduksinya pun akan matang pada tahun ketiga.

Berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Keanekaragaman Hayati dan Ekosistemnya dan PP Nomor 7 Tahun 1999, pesut Mahakam merupakan salah satu jenis satwa yang dilindungi.

Hewan ini juga dilindungi berdasarkan International United of Conservation Nature and Natural Resources (IUCN). Berdasarkan lembaga konservasi internasional ini, pesut Mahakam dinyatakan sebagai satwa yang kritis dan terancam punah alias critically endangered species.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut