Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi
Advertisement . Scroll to see content

3 Desa di Kotawaringin Timur Terendam Banjir

Jumat, 27 Mei 2022 - 04:57:00 WIB
3 Desa di Kotawaringin Timur Terendam Banjir
Tiga desa di Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, terendam banjir akibat hujan deras dibarengi pasang air sungai. (Foto: Normansyah/iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SAMPIT, iNews.id - Tiga desa di Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, terendam banjir pada Kamis (26/5/2022). Hal ini terjadi akibat hujan deras dibarengi pasang air Sungai Sampit sejak tiga hari terakhir.

Salah satu desa terdampak banjir cukup parah terjadi di Desa Natai Baru, yang sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Namun, dalam tiga hari belakangan, banjir semakin tinggi dengan kedalaman 60 centimeter atau setinggi lutut orang dewasa. 

Bahkan air juga masuk ke rumah warga dengan ketinggian sekitar 20 centimeter. Karena belum memilih untuk mengungsi, warga terpaksa membuat panggung di dalam rumah sebagai tempat tidur dan melakukan aktivitas lainnya.

Kepala Desa Natai Baru, Sariansyah menuturkan, rumah yang terendam banjir di Desa Natai Baru berjumlah 50 unit, dengan jumlah warga terdampak sekitar 70 kepala keluarga (KK). Banjir juga melanda sejumlah fasilitas umum, salah satunya pos kesehatan desa.

"Memang tiap tahun pasti banjir tapi ga separah ini. Yang kita takutkan kalau air ini tidak cepat surut tentu akan berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat," ucapnya.

Kepala BPBD Kotawaringin Timur, Rihel mengatakan, selain Desa Natai Baru, banjir juga melanda dua desa lainnya yang juga terletak di pinggiran Sungai Sampit, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, yaitu Desa Ramban dan Rongkang.

"Bulan Mei ini berdasarkan perkiraan BMKG bahwa bulan ini puncak-puncak hujan, makanya kemarin dan tadi malam sudah ada informasi memang ada deteksi dini bahwa ada hujan lebat, maka diminta seluruh BPBD untuk hati-hati dan memantau lokasi kebanjiran," ujar Rihel.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut