Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kepala Desa di Kalsel Ditangkap Polisi terkait Narkoba Jenis Sabu
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Semakin Ketat Jaga Perbatasan Kalsel dari Semua Arah

Sabtu, 09 Mei 2020 - 08:26:00 WIB
Polisi Semakin Ketat Jaga Perbatasan Kalsel dari Semua Arah
Petugas pos cek poin di perbatasan Kalsel dan Kalteng di Barito Kuala memeriksa pengendara yang melintas. (Foto: Antara/Firman)
Advertisement . Scroll to see content

BANJARMASIN, iNews.id - Provinsi Kalimantan Selatan memperketat daerah sekitar perbatasan dengan provinsi tetangga yakni Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur terkait pencegahan Covid-19. Pemudik yang terkena razia diminta putar balik.

"Bagi pengendara yang bertujuan mudik ketika memasuki wilayah Kalsel kami cegat dan diminta putar balik," ucap Kapolres Barito Kuala AKBP Bagus Suseno, Jumat (9/5/2020).

Daerah perbatasan yang dijaga yakni, wilayah Kabupaten Barito Kuala yang pintu masuk ke Kalsel melalui selatan. Kemudian dari arah tenggara yang berbatasan dengan Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Sementara untuk pos cek poin Operasi Ketupat Intan 2020 terletak di Kecamatan Anjir Pasar dan Kecamatan Tabukan yang menjadi pintu masuk pengendara asal Kalimantan Tengah. Kemudian untuk di wilayah utara Kalsel, Kabupaten Tabalong jadi daerah pintu masuk pengendara asal Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Kapolres Tabalong AKBP M Mochdori pun memastikan pos cek poin cegah mudik telah disiagakan petugas selama 1x24 jam. Mochdori pun mengingatkan masyarakat untuk tidak mudik di masa pandemi Covid-19, sebagaimana anjuran pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Di Tabalong ada dua titik perbatasan. Selain di utara, ada sebelah barat yaitu Kecamatan Bintang Ara yang berbatasan dengan Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah," ucapnya.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut