Partai Perindo Siap Bantu Pemerintah Cegah Karhutla demi Jaga Aktivitas Ekonomi Kalsel
BANJARMASIN, iNews.id - Memasuki musim kemarau, upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dinilai perlu diperkuat untuk menghindari dampak yang lebih luas terhadap lingkungan, transportasi, hingga perekonomian masyarakat. Langkah mitigasi sejak dini menjadi perhatian menyusul prakiraan cuaca yang menunjukkan musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dan lebih kering.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebelumnya telah mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Imbauan tersebut disampaikan setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau tahun ini lebih panas dengan potensi meningkatnya risiko karhutla.
BMKG Stasiun Klimatologi Kalimantan Selatan juga memperkirakan puncak musim kemarau terjadi pada Agustus hingga September. Kondisi cuaca yang semakin kering diperkirakan dapat meningkatkan potensi munculnya titik api di sejumlah wilayah.
Ketua DPW Partai Perindo Kalimantan Selatan, H. M. Lutfi Saifuddin, mengatakan karhutla tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat menghambat aktivitas masyarakat akibat kabut asap yang mengganggu transportasi dan kegiatan ekonomi.