Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ibu dan Anak Korban Longsor Tapanuli Selatan Ditemukan Tewas Setelah 2 Hari Pencarian
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Kematian Ibu dan Bayi di Tabalong Naik 50 Persen, Covid-19 jadi Salah Satu Penyebab

Selasa, 14 Desember 2021 - 08:31:00 WIB
Kasus Kematian Ibu dan Bayi di Tabalong Naik 50 Persen, Covid-19 jadi Salah Satu Penyebab
Ilustrasi Ibu hamil. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

TANJUNG, iNews.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong mencatat kenaikan 50 persen ibu dan bayi meninggal di wilayahnya. Covid-19 menjadi salah satu penyebab kematian tersebut.

Dinkes Tabalong pun mengevaluasi atau dikenal dengan Audit Maternal Perinatal (AMP) ini untuk menelusuri kembali sebab kesakitan dan kematian ibu dan bayi dengan tujuan mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi.

"Tahun ini angka kematian ibu dan bayi naik sekitar 50 persen dan di antaranya disebabkan Covid-19," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong Taufiqurrahman Hamdie, Selasa (14/12/2021).

Namun secara umum kematian ibu dan bayi paling banyak dipengaruhi status gizi ibu saat hamil yang akan menyebabkan anemia dan masalah pendarahan. Termasuk faktor berat badan rendah akibat kurang gizi dan anemia pada ibu hamil ungkap salah satu dokter di Puskesmas Murung Pudak Diana Hapsari .

Audit Maternal Perinatal melibatkan para bidan koordinator, dokter puskesmas dan tenaga kesehatan di Kabupaten Tabalong.

Melalui audit ini Dinas Kesehatan berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta, tentang penyebab kematian ibu dan bayi dari evaluasi penelusuran penyebab kematian.

Sementara itu capaian vaksinasi bagi ibu hamil termasuk sasaran masyarakat umum sebanyak 1.403 orang pada tahap pertama dan tahap kedua 159 orang dari total sasaran 1.470 orang.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut