Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem
Advertisement . Scroll to see content

Gugus Tugas Kalsel Distribusikan 15.111 Rapid Test, 1.563 Warga Reaktif Corona

Jumat, 22 Mei 2020 - 08:32:00 WIB
Gugus Tugas Kalsel Distribusikan 15.111 Rapid Test, 1.563 Warga Reaktif Corona
Ilustrasi virus corona (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

BANJARBARU, iNews.id - Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian dan Penanganan COVID-19 Kalimantan Selatan (Kalsel) telah mendistribusikan sebanyak 15.111 rapid test. Dari angka tersebut sebanyak 1.563 warga reaktif virus corona.

Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian dan Penanganan COVID-19 Kalsel, HM Muslim mengatakan, tingginya jumlah warga yang reaktif tersebut, menjadi salah satu indikasi masih tingginya penyebaran virus corona di Kalsel. Sehingga, warga harus selalu waspada dan tetap di rumah saja.

"Berbagai data yang berhasil kami kumpulkan, menunjukkan penularan Covid-19 masih cukup tinggi di Kalsel, sehingga masyarakat harus selalu di rumah, jaga jarak, pakai masker, dan selalu jaga kebersihan," kata Muslim di Banjarbaru, Kamis (21/5/2020) malam.

Berdasarkan data perkembangan kasus corona di Kalsel, kasus positif mencapai 557 orang, bertambah 9 kasus dibanding hari sebelumnya 548 pasien.

Penambahan kasus tersebut berasal dari Kabupaten Banjar 3 orang, Tanah Bumbu 5 orang dan Kota Banjarmasin 1 orang. Selain itu terjadi penambahan kasus orang meninggal dunia sebanyak 3 orang dari Kota Banjarmasin.

Total kasus positif corona 557 orang, 424 pasien dalam perawatan rumah sakit maupun karantina khusus. Sedangkan 77 orang dinyatakan sembuh dan 56 orang meninggal dunia.

Sementara itu, Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 938 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 85 pasien.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut