Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan di Tanah Laut Kalsel, Motor Tabrakan Adu Banteng dengan Truk, 2 Orang Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Gubernur Kalsel Canangkan Gerakan Tanam Padi di Musim Kemarau dan El Nino

Rabu, 20 September 2023 - 14:50:00 WIB
Gubernur Kalsel Canangkan Gerakan Tanam Padi di Musim Kemarau dan El Nino
Petani di tengah sawah (Foto: ilustrasi/Pexels)
Advertisement . Scroll to see content

BANJAR, iNews.id - Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor bersama unsur Forkopimda Provinsi Kalsel mencanangkan gerakan tanam padi di Desa Sungai Rangas Hambukus, Kabupaten Banjar, Selasa (18/9/2023). Gerakan tanam padi ini untuk mengantisipasi penurunan produksi beras akibat El Nino dan kemarau panjang. 

Selain menanam, Gubernur Kalsel dan unsur Forkopimda Kalsel bersama para petani di Desa Sungai Rangas Hambukus, melakukan panen padi. 

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengatakan, fenomena El Nino dan kemarau panjang yang melanda Indonesia saat ini, mengacam sektor pertanian.

Karena itu, Sahbirin Noor mengapresiasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel dan Kabupaten Banjar yang mendampingi petani sehingga mereka masih bisa menanam padi untuk mengantisipasi penurunan produksi beras akibat El Nino dan Kemarau Panjang.

"Saya bersyukur saat El Nino dan kemarau melanda Indonesia, petani di Desa Sungai Rangas Hambukus masih bisa panen dan menanam padi. Saya mengaspirasi dinas pertanian dan ketahanan pangan yang mendampingi masyarakat," kata Gubernur Kalsel.

Sahbirin Noor berharap walau el nino dan kemarau segera berakhir dan Provinsi Kalsel tetap bisa serplus beras. 

Sementara itu, Tugimin, Ketua Kelompok Tani Desa Sungai Rangas Hambukus mengatakan, varitas padi yang ditanam selama musim kemarau diberi nama iruk.

"Para petani baru pertama kali menanam padi jenis Iruk. Dari semai sampai panen, hanya memerlukan waktu 4 bulan. Padi Iruk hasil perkawinan silang antara Sentani dan Siam," kata Tugimin.

Berdasarkan data Dinas PKP Kalsel, produksi padi di Kalimantan Selatan sebelum 2023 berakhir, telah mencapai 850.000 ton dari target 1 juta ton.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut