Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Sungai Ayung Ubud Bali
Advertisement . Scroll to see content

Dituduh Selingkuh, Perempuan Dipaksa Lepas Pakaian hingga Telanjang Bulat di Kuburan

Jumat, 09 April 2021 - 16:28:00 WIB
Dituduh Selingkuh, Perempuan Dipaksa Lepas Pakaian hingga Telanjang Bulat di Kuburan
Ilustrasi. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

DENPASAR, iNews.id - Seorang perempuan di Kabupaten Jembrana, Bali, dipaksa melepaskan pakaian hingga bagian dalam karena dituduh selingkuh dengan suami orang. Tak hanya itu, si pelaku juga merekam perempuan tersebut dalam kondisi telanjang bulat, dengan telepon seluler (ponsel).

Video aksi persekusi berdurasi 3 menit 18 detik itu pun menggemparkan Bali. Perekam video disebut istri dari suami yang diduga berselingkuh dengan perempuan yang ditelanjangi itu. 

Saat merekam video, perempuan itu tampak didampingi seorang laki-laki dan perempuan. Namun, belum diketahui identitas dan hubungannya dengan si perekam. 

Dengan amarah yang tak terbendung, si perekam memaksa perempuan itu membuka seluruh pakaian dalamnya hingga telanjang bulat. Dia juga memaksa perempuan itu mengaku telah berhubungan intim dengan suaminya. 

Berbagai perkataan kotor dan tak pantas terus dilontarkan. Si perekam juga berusaha merampas handphone, tapi tidak diberikan. Karena ngotot, perempuan yang dipersekusi itu hanya menunjukkan aplikasi percakapan kepada si perekam. 

Kasus itu kini ditangani kepolisian. Apalagi video persekusi itu kini viral di media sosial.

"Sudah ada laporan dan masih dilakukan penyelidikan," kata Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Paramagita, Jumat (8/4/2021). 

Menurut Yogie, ideo itu diambil di toilet kuburan di Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara. Kejadiannya diperkirakan sekitar awal pekan ini. perempuan yang dipersekusi itu telah melapor dan dimintai keterangan. 

"Kami juga sudah panggil perempuan yang merekam video dan sejumlah saksi. Saat ini statusnya masih lidik," katanya. 

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut