Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Warga Malaysia Ditangkap Polresta Sidoarjo, Narkotika Cair Senilai Rp45 Miliar Disita
Advertisement . Scroll to see content

TNI Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Jumat, 20 Agustus 2021 - 08:55:00 WIB
TNI Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas di Perbatasan Indonesia-Malaysia
Satgas Pamtas Yonif 643/Wns menggagalkan penyelundupan pakaian bekas di perbatasan Indonesia-Malaysia di Desa Segumun, Kecamatan Sekayam, Sanggau, Kalimantan Barat. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

PONTIANAK, iNews.id - Patroli Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Indonesia-Malaysia di Kecamatan Sekayam, Sanggau, Kalimantan Barat berhasil menggagalkan penyelundupanpakaian bekas. Penyelundupan dilakukan melalui jalur tikus di tengah hutan.

"Upaya penyelundupan digagalkan saat tim patroli Pos Segumun melakukan patroli rutin di perbatasan RI-Malaysia," kata Komandan Satgas Pamtas Yonif 643/Wns, Letkol Inf Hendro Wicaksono dalam keterangan tertulis kepada media di Pontianak, Jumat (20/8/2021).

Dalam pengungkapan itu disita dua karung berisi pakaian bekas asal Malaysia. Ditemukan juga satu kotak besar berisi berbagai merek obat-obatan asal negara jiran tersebut.

Penyelundupan dilakukan melalui jalur ilegal yang biasa disebut jalan tikus di Desa Segumun, Kecamatan Sekayam.

"Jalur tidak resmi perbatasan Indonesia dan Malaysia itu sering dijadikan jalur penyelundupan barang-barang ilegal ke wilayah Indonesia," ujarnya.

Komandan Pos Segumun yang memimpin patroli, Letda Ahmad Siswanto mengatakan, jalan tikus di Sekayam kerap dijadikan jalur penyelundupan ilegal dua negara.

Modusnya dengan meninggalkan barang bukti di lokasi untuk meninggalkan penangkapan. 

"Kami akan terus berpatroli bersama instansi terkait, guna mencegah setiap tindakan ilegal di perbatasan," ujarnya.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut