Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Tersangka Korupsi Tambang Batu Bara Ditahan Kejati Kaltim, ASN ESDM dan Pengusaha
Advertisement . Scroll to see content

Stok Alat Rapid Test di Pontianak Tersisa 5.000 Unit

Rabu, 03 Juni 2020 - 10:53:00 WIB
Stok Alat Rapid Test di Pontianak Tersisa 5.000 Unit
Kepala Dinkes Pontianak Sidiq Handanu menyampaikan keterangan perkembangan kasus Covid-19. (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

PONTIANAK, iNews.id - Stok alat rapid testCovid-19 milik Pemerintah Kota (Pemkot) tersisa 5.000 unit. Penggunaan alat rapid test diprioritaskan untuk warga yang berisiko.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pontianak, Sidiq Handanu mengatakan, ketersediaan alat rapid test saat ini memang terbatas. Karena itu, rapid test dilakukan secara selektif dengan mendahulukan orang yang berisiko.

Seperti yang dilakukan di lingkungan Pemkot Pontianak pada rapid test lanjutan pada Selasa (2/6/2020). Sebanyak 430 Aparatur Sipili Negara (ASN) mengikuti rapid test di Aula Sultan Syarif Abdurrahman.

Rapid test diprioritaskan untuk ASN yang bertugas di layanan publik yang kontak langsung dengan masyarakat.

Dia memastikan, bila ada ASN yang reaktif akan dilanjutkan dengan pemeriksaan swab berbasis PCR. Selain itu, ASN tersebut juga harus menajalani isolasi selama 14 hari sambil menunggu hasil swab keluar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut