Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Begal Sadis di Jeneponto Ditangkap, 2 Nakes Jadi Korban hingga Patah Tulang
Advertisement . Scroll to see content

Realisasi Anggaran Covid-19 di Kalbar Rendah, Pencairan Insentif Nakes Dianggap Ruwet

Selasa, 27 Juli 2021 - 11:20:00 WIB
Realisasi Anggaran Covid-19 di Kalbar Rendah, Pencairan Insentif Nakes Dianggap Ruwet
Ilustrasi tenaga kesehatan. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

PONTIANAK, iNews.id - Realisasi penggunaan anggaran penanganan Covid-19 di Kalimantan Barat masih rendah. Dari total anggaran Rp891,38 miliar baru terserap 13,39 persen.

"Penyerapan dana Kalbar dari dana alokasi umum (DAU) sampai dengan 17 Juli 2021 sebesar 13,39 persen dari total Rp891,38 miliar yang menjadi pagu anggarannya," ujar Kepala Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Edih Mulyadi di Pontianak, Senin (26/7/2021).

Edih menyebutkan, ada beberapa faktor yang membuat terhambatnya realisasi dana penanganan Covid-19 di Kalbar. Di antaranya refocusing anggaran baru pada bulan Maret, dan pencairan insentiftenaga kesehatan (nakes) yang dianggap pemerintah daerah agak ruwet.

Selain itu faktor kasus Covid-19 yang fluktuatif, mekanisme pengadaan melalui lelang yang memerlukan waktu, serta sumber daya manusia yang terlalu diarahkan untuk pelayanan kesehatan.

"Hal lainnya pelaporan yang lambat. Dalam artian pembayarannya sudah dikerjakan, tetapi pelaporannya lambat dibuat," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut