Kasus Positif Covid-19 di Pelabuhan Kijing, Pengelola Diminta Rapid Test 2.400 Pekerja
PONTIANAK, iNews.id - PT Wijaya Karya (WIKA) sebagai pengelola proyek Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat diminta melakukan rapid test kepada 2.400 pekerja. Hal itu dilakukan setelah seorang pekerjanya positif terjangkit virus corona (Covid-19).
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mempawah, Mukhtar Siagian mengatakan, desakan rapid test itu berdasarkan permintaan komponen Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) dan relawan Covid-19 di Kecamatan Sungai Kunyit, lokasi pelabuhan itu berada.
"Kami sudah bicarakan langkah-langkah strategis untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," katanya, Selasa (5/5/2020).
Dia mengatakan, Gugus Tugas Covid-19 telah mendapat penjelasan dari PT WIKA. Sebagai pelaksana proyek, PT WIKA telah melakukan langkah cepat dengan melakukan rapid test terhadap 28 orang yang berinteraksi langsung dengan pekerja yang positif corona.
Dari hasil rapid test tersebut, semuanya non-reaktif. Namun demi keselamatan yang lain, 28 orang itu telah diminta mengisolasi mandiri di rumah selama 14 hari.