Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Advertisement . Scroll to see content

Covid-19 Masuk dari Perbatasan, Gubernur Sutarmidji Minta Pengawasan Diperketat

Jumat, 23 April 2021 - 18:24:00 WIB
Covid-19 Masuk dari Perbatasan, Gubernur Sutarmidji Minta Pengawasan Diperketat
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji. (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

PONTIANAK, iNews.id - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji menduga peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi terkait pendatang yang masuk dari perbatasan. Dia meminta kondisi perbatasan disikapi secara tegas oleh pemerintah pusat.

"Kita melihat bahwa Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kembali ke Kalbar lewat Aruk, Entikong, Badau, dan sebagainya bukan hanya penduduk Kalbar tapi juga di luar Kalbar," kata Sutarmidji di Pontianak, Jumat (23/4/2021).

Sutarmidiji mengatakan kondisi di perbatasan saat ini WNI yang datang harus swab PCR dan tidak boleh antigen. Kemudian harus karantina apabila hasilnya positif Covid-19.

Namun kondisi karantina saat ini terbatas. Pemerintah baru menyediakan 2.500 tempat untuk karantina.

"Untuk di Aruk telah tersedia tempat karantina untuk PMI asal Kalbar. Yang dari luar Kalbar kami siapkan di Pontianak. Sedangkan di Entikong di dalam hanggar," ujarnya.

Sutarmidji menjelaskan untuk isolasi di Entikong hanya untuk menunggu keluarnya swab pertama. Setelah itu dikirim kembali ke kabupaten atau kota tempat ia berasal kemudian dikarantina di bawah pengawasan satgas di tempatnya masing-masing.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut