Cerita Rakyat Kalimantan Barat: Asal Usul Burung Ruai yang Dianggap Sebagai Jelmaan Putri Raja
JAKARTA, iNews.id - Inilah cerita rakyat Kalimantan Barat tentang asal usul burung ruai. Cerita ini memang begitu populer dan dipercaya oleh masyarakat setempat yang berada di Kabupaten Sambas hingga saat ini.
Dari cerita tersebut, burung ruai dianggap memiliki banyak nilai filosofis hingga dijadikan sebagai penghias pakaian adat Suku Dayak. Tak hanya itu, burung yang memiliki bulu-bulu panjang berwarna coklat muda ini juga diabadikan dalam lagu-lagu rakyat di Kalimantan Barat.
Adapun cerita rakyat mengenai asal usul burung ruai berikut ini patut untuk kamu simak.
Pada zaman dahulu, berdirilah suatu kerajaan di kaki Gunung Ruai yang saat ini berada di Kabupaten Sambas,Kalimantan Barat. Kerajaan tersebut dipimpin oleh seorang raja yang adil dan bijaksana dengan memiliki 7 orang putri yang sangat cantik.
Dari ketujuh anaknya tersebut, si bungsu lah yang paling baik hati jika dibandingkan dengan kakak-kakaknya yang memiliki perangai sangat buruk. Oleh sebab itu, sang raja kerap memarahi keenam putrinya dan sebaliknya memanjakan putri bungsunya.