Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kekeringan di Bondowoso, Polisi Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Bersama BPBD
Advertisement . Scroll to see content

Warga Desa di Ponorogo Tolak Penggunaan Bangunan Sekolah Dasar jadi Tempat Karantina Pemudik

Rabu, 08 April 2020 - 17:29:00 WIB
Warga Desa di Ponorogo Tolak Penggunaan Bangunan Sekolah Dasar jadi Tempat Karantina Pemudik
Puluhan warga Desa Mangunsuman, Kecamatan Siman, Ponorogo menolak bangunan sekolah dasar tersebut dijadikan tempat karantina pemudik. (Foto: iNews/Ahmad Subekhi)
Advertisement . Scroll to see content

PONOROGO, iNews.id – Puluhan warga di Ponorogo, Jawa Timur (Jatim) memblokade sebuah bangunan sekolah dasar. Mereka menolak jika salah satu bangunan sekolah tersebut dijadikan tempat karantina bagi pemudik.

Aksi ini terjadi di Sekolah Dasar Negeri Mangunsuman, Kecamatan Siman, Ponorogo, Rabu (8/4/2020) pagi. Mereka menolak rencana tersebut karena gedung sekolah ini berada di kawasan padat penduduk.

Warga memasang penghalang di pintu masuk gedung SD dan memasang tulisan yang berisi penolakan. Mereka ingin agar lokasi karantina dipindah ke tempat yang jauh dari permukiman.

Ketua RT setempat, Slamet Teguh mengatakan warga menolak lantaran lokasi ini berada di kawasan permukiman. Selain itu banyak anak-anak yang sering bermain di sekitar lokasi.

“Maka dari itu kami meminta pemerintah untuk memindahkan lokasi karantina, supaya warga tidak khawatir dan cemas,” katanya, Rabu (8/4/2020).

Sebelumnya, pemerintah sudah menyatakan larangan mudik untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Sayang sebagian warga tetap nekat mudik ke kampung halaman.

Padahal pemudik dari zona merah dinyatakan sebagai Orang Dengan Resiko (ODR). Sebagai antisipasi lonjakan jumlah ODR, Pemkab Ponorogo menyiapkan tempat isolasi bagi pemudik di antaranya di gedung sekolah dasar.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut