Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Terkini M 5,6 Guncang Pacitan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Advertisement . Scroll to see content

Update Gempa M 5,6 Guncang Pacitan Jatim, Getaran Dirasakan 14 Daerah di Jateng-DIY

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:05:00 WIB
Update Gempa M 5,6 Guncang Pacitan Jatim, Getaran Dirasakan 14 Daerah di Jateng-DIY
BMKG melaporkan gempa berkekuatan M 5,6 yang mengguncang Pacitan,Sabtu(27/6/2026) dirasakan kuat hingga di 14 daerah. (Foto: Dok. BMKG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofosika (BMKG) menyatakan, gempa bumi dengan magnitudo 5,6 yang mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Sabtu (27/6/2026) sore, tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, getaran kuat dirasakan belasan daerah di Sebagian Jawa Timur, DIY, dan Jawa Tengah. 

“Update gempa Mag:5.6, 27-Jun-26 14:47:21 WIB, Lok:8.96 LS, 111.16 BT (Pusat gempa berada di laut 86 km tenggara Pacitan), (MMI) III Pacitan, III Wonogiri, III Blitar, III Tulungagung, II Kulonprogo, II Bantul, II Sleman, II Yogyakarta, II Trenggalek, II Malang, II Nganjuk, II Magetan, II Klaten, II Ponorogo, II Jember,” tulis BMKG dalam keterangan resminya. 

Hasil analisis BMKG, gempa terjadi pukul 14.47 WIB, Sabtu (27/6/2026). Koordinat gempa berada di 8.96 Lintang Selatan dan 111.16 Bujur Timur. 

“Gempa Mag:5.6, 27-Jun-26 14:47:21 WIB, Lok:8.96 LS,111.16 BT (86 km Tenggara PACITAN-JATIM), Kedlmn:10 Km,” tulis BMKG.

Menurut BMKG, titik gempa berada di 86 kilometer Tenggara Pacitan, Jawa Timur dengan kedalaman 10 kilometer. 

Hingga kini, belum diketahui apakah ada atau tidak korban jiwa dan kerusakan akibat gempa tersebut.

BMKG menyatakan informasi yang dirilis bersifat cepat sehingga masih dapat mengalami perubahan setelah proses analisis data lanjutan. Hingga saat ini belum ada laporan terkait kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut. 

“Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut