Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Identitas 2 Warga Brebes Tewas Kecelakaan Pikap Tertabrak KA Tawang Jaya di Cirebon
Advertisement . Scroll to see content

Tragis! Perempuan di Sidoarjo Tewas Tertabrak Kereta Api, Tubuhnya Terpental

Rabu, 15 Oktober 2025 - 16:16:00 WIB
Tragis! Perempuan di Sidoarjo Tewas Tertabrak Kereta Api, Tubuhnya Terpental
Ilustrasi perempuan tewas tertabrak Kereta Api Mutiara Selatan di perlintasan Krian, Sidoarjo, Selasa (14/10/2025). (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

SIDOARJO, iNews.id - Nasib tragis menimpa Siti Arbiatin (53) perempuan warga Dusun Gamping Wetan, Desa Gamping, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Dia tewas tertabrak kereta api di perlintasan rel tanpa palang pintu, Selasa (14/10/2025) malam.

Informasi diperoleh iNews, korban meninggal tersambar Kereta Api 71 Mutiara Selatan yang melaju dari arah Surabaya menuju Bandung pukul 18.47 WIB.

Saksi mata, Febrianto mengatakan tak ada warga yang mengetahui keberadaan korban di rel sebelum kejadian.

“Warga tidak ada yang tahu. Tahunya pas sudah ramai banyak orang kumpul melihat ada orang tertabrak kereta api,” ujarnya dikutip dari iNews Sidoarjo, Rabu (15/10/2025).

Menurut Febrianto, suara klakson panjang dari kereta terdengar jelas dari kejauhan. Namun korban tampak masih berada di atas rel dan tidak beranjak hingga akhirnya tertabrak.

“Klaksonnya sudah bunyi keras, tapi tiba-tiba brak! Tubuh korban terpental beberapa meter. Warga langsung berhamburan ke lokasi,” katanya.

Benturan keras membuat tubuh korban mengalami luka serius di beberapa bagian. Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami patah bahu kanan, mata kaki kanan terlepas, dan daun telinga kanan hilang.

Kapolsek Krian Kompol IGP Atmagiri membenarkan kejadian tersebut. Dia menjelaskan, korban tertabrak kereta api Mutiara Selatan yang melaju cepat dari arah Surabaya menuju Bandung dan meninggal dunia seketika di lokasi kejadian.

“Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Anwar Medika, Balongbendo, untuk dilakukan visum,” ujar Kompol Atmagiri, Rabu (15/10/2025).

Setelah kejadian, Kereta Api Mutiara Selatan sempat berhenti di kilometer 37+700 untuk pengecekan kondisi sebelum melanjutkan perjalanan. Petugas kepolisian juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sering meninggalkan rumah tanpa pamit dan pernah ditemukan berkeliaran di sekitar area persawahan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut