Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Tradisi Riyayan di Grahadi, Warga Jatim Antre Salaman dengan Khofifah
Advertisement . Scroll to see content

Tolak Hasil KLB, DPD Partai Demokrat Jatim Tegaskan Tetap Loyal kepada AHY

Sabtu, 06 Maret 2021 - 15:54:00 WIB
Tolak Hasil KLB, DPD Partai Demokrat Jatim Tegaskan Tetap Loyal kepada AHY
Plt Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Emil Dardak. (Foto: SINDOnews/Lukman Hakim)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) menegaskan menolak dan tidak mengakui hasil kongres luar biasa (KLB) yang menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum. Demokrat Jatim juga tetap loyal kepada Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Sikap ini disampaikan Plt Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Emil Dardak menyikapi pelaksanaan dan hasil KLB di Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara (Sumut), Jumat (6/3/2021).

"KLB itu digelar secara ilegal serta tidak memenuhi syarat. Kegiatan yang ada di Deliserdang mana bisa dianggap KLB karena tidak ada pemegang suara sah di sana. Pemegang suara sahnya tidak ada yang mendukung, termasuk dari Jawa Timur,” kata Emil Dardak, Sabtu (6/3/2021)

Emil memastikan, soliditas pengurus dan kader partai Demokrat di seluruh Jatim sangat kuat. Dia memastikan pemilik suara sah di Jatim tidak ada yang tergiur dengan ajakan KLB ilegal. 

"Seluruh pengurus inti semuanya solid. Tidak ada yang mendukung KLB Partai Demokrat. Semua mendukung kepemimpinan yang sah oleh Ketua Umum AHY,” ujarnya.

Emil optimistis kegiatan di Deliserdang yang dibungkus KLB tersebut tidak akan menggoyahkan militansi serta loyalitas para kader. Sebab, hampir seluruh DPD dan DPC se-Indonesia masih mengakui kepemimpinan AHY yang dinilai sah. 

“Kami juga memantau DPD seluruh Indonesia, menurut saya hampir keseluruhan solid mendukung kepemimpinan yang sah saat ini oleh Mas AHY,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPD Partai Demokrat Jatim Fatkhul Hadi mengajak seluruh kader Demokrat di Jatim untuk tetap tenang sambil menunggu arahan serta instruksi lebih lanjut dari DPP. 

“Prinsipnya, kami memang tidak pernah mengakui kegiatan yang diklaim KLB. Yang terpenting, kita harus saling menjaga, tetap solid,” katanya.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut