Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sempat Bikin Heboh, KPU Akhirnya Batalkan Aturan Baru terkait Ijazah Capres-Cawapres
Advertisement . Scroll to see content

Tinjau Industri Halal di Sidoarjo, Wapres Ma'ruf Amin: Potensi Besar Harus Dikembangkan 

Kamis, 30 September 2021 - 20:13:00 WIB
Tinjau Industri Halal di Sidoarjo, Wapres Ma'ruf Amin: Potensi Besar Harus Dikembangkan 
Wapres KH Ma'ruf Amin bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melihat produk halal di Sidoarjo, Kamis (30/9/2021). (Foto: Sindonews/Lukman Hakim).
Advertisement . Scroll to see content

SIDOARJO, iNews.id - Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin meninjau pembangunan Kawasan Industri Halal (KIH) Sidoarjo Safe and Lock Halal Industrial Park di Sidoarjo, Kamis (30/9/2021). Proyek ini merupakan upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia.

Pada kunjungan itu Kiai Ma’ruf mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam mengembangkan industri halal, antara lain sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM). "Kita memiliki potensi besar, baik SDA-nya maupun para pengusaha yang selama ini belum kita kembangkan dengan baik," katanya. 

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa, KIH Safe and Lock Sidoarjo ini merupakan kawasan industri halal yang pertama di Jatim dan pertama di Indonesia  yang  beroperasi untuk pelaku UMKM. Kawasan ini juga diharapkan support system yang mampu mendorong perkembangan industri produk halal di Indonesia.

"Indonesia dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia sangat berpeluang mengambil kesempatan untuk mengembangkan produk halal. KIH ini akan menjadi support system dalam pengembangan produk maupun industri halal," ujarnya.

Menurut Khofifah, keberadaan KIH Safe and Lock Sidoarjo ini akan mendorong konsumsi produk halal secara global. Hal tersebut, menjadi peluang besar bagi UKM-IKM di Jatim untuk memproduksi produk halal yang berstandar internasional. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut