Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pria Ditemukan Tewas di Sungai Sukabumi, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Advertisement . Scroll to see content

Seniman Kuda Lumping Jember Tewas di Sungai, Kepalanya Memar 

Minggu, 02 Mei 2021 - 06:45:00 WIB
Seniman Kuda Lumping Jember  Tewas di Sungai, Kepalanya Memar 
Proses evakuasi korban dari dalam sungai, Sabtu (1/5/2021) malam. (Foto: iNews.id/Bambang Sugiarto).
Advertisement . Scroll to see content

JEMBER, iNews.id - Senimankuda lumping, Hartanto ditemukan tewas terseret arus Sungai Kaliwates, Jember, Sabtu (1/5/2021) malam. Saat ditemukan, warga Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari, Jember ini sudah dalam kondisi kaku dan terdapat luka memar di bagian kepala. 

Warga menduga, korban terjatuh ke dalam sungai, sehingga menyebabkan luka di kepala. Setelah itu korban tenggelam dan hanyut terseret arus. 

"Korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi jatuh. Kemungkinan terpeleset saat mandi," kata salah seorang warga, Tatok.  

Usai ditemukan warga, korban selanjutnya dievakuasi beramai-ramai ke klinik di kawasan Kecamatan Kaliwates. 
Proses evakuasi sangat sulit. Sebab, jalanan dari sungai ke jalan besar kondisinya berbukit dan harus melewati gang kecil perkampungan. 
 
Namun, warga bergotong royong membawa mayat Hermanto ke klinik dengan harapan nyawanya bisa tertolong. Sayang, begitu tiba di klinik nyawa korban tak dapat tertolong. 

Informasi yang dihimpun, Hermanto diketahui warga sedang mandi pada Sabtu (1/5/2021) sore. Karena cukup lama tidak kunjung selesai, warga pun curiga dan melihat di area sungai. Namun, yang bersangkutan tidak terlihat, kecuali hanya baju dan celananya. 
 
Curiga ada sesuatu, warga pun menyisir sepanjang jalur Sungai Kaliwates dan mendapati Hermanto tergolek di pinggir sungai itu.

Kasus kematian Hermanto ini langsung di tangani jajaran Polsek Kaliwates. Untuk memastikan motif kematian korbam, polisi meminta keterangan warga dalam melakukan visum terhadap korban. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut