Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan di Bojonegoro, Pelajar 16 Tahun Tewas Terlindas Truk usai Gagal Menyalip
Advertisement . Scroll to see content

Rombongan Pelajar SMK Serang MAN di Mojokerto dengan Batu, Kaca Jendela Pecah

Rabu, 23 Agustus 2023 - 17:31:00 WIB
Rombongan Pelajar SMK Serang MAN di Mojokerto dengan Batu, Kaca Jendela Pecah
Tangkapan layar saat pelajar SMK di Mojokerto melakukan konvoi dan menyerang MAN dengan batu, Rabu (23/8/2023). (Sholahudin).
Advertisement . Scroll to see content

MOJOKERTO, iNews.id - Puluhan pelajarSMK menyerang Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Mojokerto, Rabu (23/8/2023). Mereka melempari sekolah dengan batu hingga kacajendela pecah. 

Serangan brutal pelajar SMK ini pun membuat para guru dan siswa panik. Mereka bahkan terpaksa menutup gerbang sekolah untuk mengantisipasi agar mereka tidak masuk ke dalam sekolah. 

Aksi penyerangan pelajar SMK ini sempat terekam video amatir. Tampak rombongan pelajar SMK mengendarai motor sambil memainkan gas dan berteriak. 

Tiba di samping sekolah, beberapa di antara mereka melemparkan batu ke arah sekolah. Akibatnya, kaca jendela ruang kelas di lantai satu dan lantai dua pecah. Bahkan beberapa siswa di kelas 11 di lantai dua sempat terkena lemparan batu. Beruntung tidak ada yang terluka. 

Salah seorang siswa Aiziatus Sofiah, mengatakan, penyerangan ini terjadi saat jam istirahat sekolah. Tiba-tiba mereka datang berombongan sambil menggeber motor.

"Kaget juga. Tadi pas waktu salat. Dengar ada breng-breng (suara motor keras) dari luar. Terus ada beberapa dari kami lihat ke jendela. Ada empat kali. Yang kedua itu lempar-lempar pakai batu besar," katanya. 

Pascakejadian ini sejumlah polisi dari Polsek Prajurit Kulon, Kota Mojokerto datang ke sekolah untuk meminta keterangan. Barang bukti batu dan pecahan kaca juga dibawa ke polsek untuk penyelidikan. 

Sementara itu Kepala MAN Mojokerto Abdus Salam mengatakan kejadian penyerangan itu sudah terjadi dua kali. Dua minggu lalu juga terjadi, namun hanya geber-geber di depan sekolah. 

"Sebabnya apa, kami belum tahu. Nanti biar pak polisi yang memberi tahu. Ada CCTV yang bisa dicek. Kami juga akan menggali dari siswa kami atas kejadian ini," tuturnya. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut