Rencana Penghapusan UN, Khofifah: Kami Akan Bahas Mendalam agar Tidak Timbul Masalah
SURABAYA, iNews.id – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa tak ingin gegabah menyikapi rencana penghapusan Ujian Nasional (UN). Khofifah akan membahas wacana itu bersama beberapa pihak terkait agar perubahan kebijakan nantinya tidak menimbulkan masalah.
Khofifah mengaku akan menggali masukan dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan pelaku dunia pendidikan ihwal wacana yang digulirkan pemerintah pusat tersebut.
“Nantilah. Saya ingin ketemu dengan MKKS. Saya ingin ketemu dengan stake holder yang hari ini mengelola pendidikan. Titik ketemunya bagaimana supaya semua bisa berseiring,” kata Khofifah di Surabaya, Kamis (12/12/2019).
Menurut Khofifah, para pengelola pendidikan merupakan pihak strategis yang bisa memberikan masukan. Tidak hanya tentang format sistem ujian yang dapat dijadikan tolok ukur capaian pendidikan, tetapi juga rencana sistem pendidikan tiga hari sekolah dan sisanya homeschooling.
“Kan tidak hanya soal Ujian Nasional, tapi soal rencana yang terkomunikasi ke kami, yaitu kemungkinan pelaksanaan sekolah dengan tiga hari masuk dua hari home schooling. Ini harus dicari format implementasi yang di lapangan seperti apa,” ujarnya.