Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tanam Ganja Dalam Pot Bunga, Relawan Dapur MBG di Sukabumi Ditangkap Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Relawan Jatim Sedulur Jadi Mesin Baru Pemenangan Gus Ipul-Anas

Rabu, 20 Desember 2017 - 00:50:00 WIB
Relawan Jatim Sedulur Jadi Mesin Baru Pemenangan Gus Ipul-Anas
Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Pasukan relawan menjadi mesin baru bagi pasangan calon gubernur (cagub) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Abdullah Azwar Anas. Hari ini, duet yang diusung PKB dan PDI Perjuangan itu mulai merekrut tim relawan untuk membantu pemenangan di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim).

Gus Ipul dan Anas bahkan meluncurkan situs baru bernama jatimsedulur.com. Masyarakat dan para pendukung Gus Ipul dan Anas yang ingin bergabung dipersilakan mendaftar melalui situs baru ini. Relawan Jatim Sedulur akan menjadi induk dari berbagai relawan yang sudah terbentuk di berbagai daerah di Jatim. Dia berharap cara itu bisa mempermudah konsolidasi.

“Ada tim yang mencoba merekrut relawan melalui media. Nanti, Jatim Sedulur ini akan menjadi wadah untuk koordinasi,” kata Gus Ipul, Selasa, 19 Desember 2017.

Tim relawan Jatim Sedulur akan menjadi pelengkap bagi tim pemenangan masing-masing partai maupun juga tim gabungan yang sudah terbentuk. Kekuatan partai pun menjadi merata dan solid.

Saat ini, dua partai pengusung, yakni PKB dan PDIP, sudah punya tim pemenangan masing-masing. Di luar itu juga ada tim gabungan PDIP dan PKB yang bertugas untuk menuntaskan pendaftaran di KPU Jatim. Kekuatan inilah yang nanti akan diperkuat dengan tim relawan Jatim Sedulur.

Gus Ipul mengimbau seluruh relawan yang tergabung dalam Jatim Sedulur agar menaati segala aturan-aturan yang telah ditentukan. Dia juga menekankan agar para relawan tidak membebani masyarakat dengan cara meminta sumbangan.

“Kami mengajak relawan untuk melakukan sesuatu sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Misalnya tidak boleh money politic, jangan membebani masyarakat, jangan minta-minta sumbangan, lebih-lebih dengan cara memaksa. Jangan sampai membuat proposal kemudian minta bantuan-bantuan. Terus terang kami keberatan dengan itu,” ungkapnya.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut