Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan di Bundaran Taman Pelangi Surabaya, Truk Penuh Muatan Terguling
Advertisement . Scroll to see content

Rapid Antigen Positif, Warga Surabaya Wajib Isolasi Mandiri 

Senin, 19 Juli 2021 - 19:58:00 WIB
Rapid Antigen Positif, Warga Surabaya Wajib Isolasi Mandiri 
Warga menjalani rapit tes antigen. (istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Pemerintah Kota Surabaya meningkatkan standar kewaspadaan Covid-19. Warga yang rapid antigennya positif wajib isolasi mandiri, tanpa harus menunggu hasil swab PCR keluar. 

Langkah ini sebagai upaya preventif dan kuratif untuk mencegah klaster di lingkungan keluarga. Pasalnya, lonjakan kasus Covid-19 klaster keluarga di Surabaya cukup tinggi. 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh Puskesmas di 31 kecamatan agar menerapkan standar penanganan Covid-19 kepada warga yang hasil rapid antigennya positif. Standar ini juga diterapkan sebagai upaya percepatan penanganan Covid-19.

"Kalau ada warga hasil rapid antigen-nya positif, maka langsung dikasih obat-obatan, beri vitamin dan makanan. Jadi tidak harus menunggu hasil swab PCR-nya keluar," kata Eri saat meninjau vaksinasi massal di Jalan Tambak Asri, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Senin (19/7/2021).

Dia melanjutkan, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh warga Surabaya apabila mengalami gejala batuk maupun flu, supaya segera memeriksakan diri ke Puskesmas. Selain dilakukan pemeriksaan kesehatan, warga tersebut juga di-rapid antigen. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut