Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penampakan Bagong, Sapi 1,1 Ton Milik Warga Grobogan Terpilih Jadi Hewan Kurban Prabowo
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Sedih Yenny Wahid Tak Diizinkan Keluarga Maju Pilgub Jatim

Rabu, 03 Januari 2018 - 20:50:00 WIB
Prabowo Sedih Yenny Wahid Tak Diizinkan Keluarga Maju Pilgub Jatim
Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Yenny Wahid memberikan keterangan kepada wartawan di kediaman Prabowo, Jakarta, Rabu (3/1/2018). (Foto: iNews.id/Felldy Utama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Keinginan Partai Gerindra mengusung Zannuba Ariffah Chafsoh atau akrab disapa Yenny Wahid di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) 2018, pupus sudah. Yenny Wahid menolak tawaran tersebut karena tidak mendapat izin dari keluarga.

Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan, putri KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mengambil keputusan itu setelah berkonsultasi dengan sesepuh-sesepuh Nahdlatul Utama (NU). Yenny Wahid mendapat undangan dari Prabowo beberapa waktu lalu untuk maju di Pilgub Jatim 2018.

“Setelah beliau mengambil waktu untuk konsultasi dengan sesepuh-sesepuh NU, akhirnya beliau datang hari ini dan menyampaikan bahwa beliau tak diizinkan maju oleh keluarganya,” ungkap Prabowo di kediamannya di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (3/1/2018).

Prabowo mengaku sedih mendengar keputusan Yenny Wahid. Namun, dia menghormati keputusan keluarga Gus Dur dan NU. Dia yakin anak dari Presiden ke-4 itu akan terus berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Prabowo menilai, dari dulu Yenny adalah kader bangsa, puteri bangsa yang terkemuka, dan punya wawasan luas.

“Kami harap (Yenny Wahid) akan terus-menerus memberi sumbangannya pada kita semua dalam kehidupan bangsa kita. Dengan sedih, saya menerima dan menghormati, tapi ya mau diapakan lagi,” ucapnya.

Prabowo juga mengatakan, dia meyakini dua bakal calon gubernur (cagub) Jatim saat ini, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dan Khofifah Indar Parawansa, merupakan kader terbaik. Dia memilih Yenny Wahid bukan karena tidak menghormati keduanya, tapi demokrasi adalah pilihan. “Nanti malam saya akan konsultasi dengan beberapa teman dari partai lain. Tapi apapun keputusannya ini adalah demokrasi, tak ada masalah yang terlalu tegang, serius begitu,” ujar Prabowo.

Sementara itu, Yenny Wahid juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto atas tawaran yang disampaikan kepada dirinya untuk diusung di Pilgub Jatim. Sesungguhnya tawaran itu sudah dia pikirkan matang-matang karena datang dari Prabowo, sosok yang sangat dia hormati. Menurutnya, sejak mengenal Prabowo, visinya sangat jauh ke depan. Prabowo juga punya gagasan besar untuk Indonesia.

“Tawaran tersebut saya pertimbangkan dengan matang, namun kami keluarga Gus Dur meyakini punya tugas sejarah untuk menjaga bangsa ini dan memastikan keluarga NU tidak pecah. Oleh karena itu, kami tak boleh ikut masuk dalam kontestasi yang sedang berlangsung,” ujar Yenny.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut