Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Petugas Damkar Bekasi Dikerjain Laporan Palsu, Jadi Korban Prank
Advertisement . Scroll to see content

Polisi di Surabaya Kena Prank Ultah, Tangan Diborgol hingga Dievakuasi Damkar

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:42:00 WIB
Polisi di Surabaya Kena Prank Ultah, Tangan Diborgol hingga Dievakuasi Damkar
Anggota polisi di Surabaya harus dievakuasi petugas damkar lantaran tangannya terborgol. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Niat bercanda di momen ulang tahun berujung petaka. Kejadian itu dialami Fernandio Wahyu, anggota polisi hingga harus dievakuasi petugas pemadam kebakaran Kota Surabaya setelah tangannya terkunci borgol

Aksi kocak sekaligus menegangkan itu berawal dari keisengan teman-teman Fernandio. Saat itu, mereka tengah merayakan hari ulang tahun Fernandio. 

Untuk memberi kejutan dan mengerjai korban, salah seorang temannya secara spontan membelenggu tangan Fernandio menggunakan borgol besi asli. Sialnya, petaka muncul saat acara perayaan selesai. 

Ketika borgol hendak dibuka kembali, kunci yang dimasukkan ke dalam lubang pengait mendadak patah di dalam. Akibatnya, borgol terkunci mati dan tidak bisa dilepas secara manual, hingga akhirnya mereka memutuskan mendatangi kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya.

Dalam rekaman video amatir warga, proses pelepasan besi tebal itu berjalan sangat menegangkan. Mengingat jarak antara besi borgol dan kulit tangan pelapor sangat rapat, petugas Damkar Surabaya terpaksa menggunakan alat taktis mesin gerinda portabel berkecepatan tinggi. 

Petugas terlihat sangat berhati-hati dan berkonsentrasi penuh saat mata gerinda mulai mengikis lapisan besi tebal tersebut.

Gesekan mesin gerinda dan besi mengeluarkan percikan api dan hawa panas yang membahayakan kulit. 

Guna menghindari luka bakar atau cedera pada tangan anggota polisi tersebut, petugas Damkar berkali-kali menyiramkan air dingin secara perlahan ke area pergelangan tangan selama proses pemotongan.

Setelah berjuang ekstra hati-hati selama hampir 45 menit, jeruji besi yang melingkar erat di tangan Fernandio akhirnya berhasil dipotong dan dilepaskan dengan aman tanpa menimbulkan luka sedikit pun. 

"Alhamdulillah, setelah dilakukan penanganan secara presisi selama kurang lebih 45 menit, borgol tersebut akhirnya dapat dilepas dari tangan pelapor. Yang bersangkutan langsung bernapas lega dan mengapresiasi kesigapan petugas," ujar Kabid Pemadam DPKP Kota Surabaya, M Rokhim. 

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut