Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ayah Tiri Perkosa 2 Anak Kembar Sekaligus di Surabaya, Salah Satu Korban Hamil
Advertisement . Scroll to see content

Polda Jatim Turunkan Tim Kejar Pelaku Pembacokan Saksi Cabup Sampang

Senin, 18 November 2024 - 18:48:00 WIB
Polda Jatim Turunkan Tim Kejar Pelaku Pembacokan Saksi Cabup Sampang
Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto saat konferensi pers terkait kasus pembacokan yang menewaskan saksi cabup di Kabupaten Sampang, Senin (18/11/2024). (Foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

SAMPANG, iNews.idPolda Jatim menurunkan tim untuk membantu Polres Sampang mengejar pelaku pembacokansaksi calon bupati (cabup) di Kabupaten Sampang. Peristiwa berdarah itu terjadi di Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan peristiwa yang menewaskan satu orang itu semoga tidak terjadi kembali dikemudian hari.

"Dengan adanya kegiatan ini kami tidak ingin, peristiwa di Desa Ketapang Laok merembet ke kejadian berikutnya," katanya di Mapolres Sampang, Senin (18/11/2024)

Kapolda melakukan konsolidasi bersama kedua pasangan cabup-cawabup Sampang demi mewujudkan Pilkada Sampang 2024 yang damai.

Kapolda menegaskan, saat ini ditangani langsung Polda Jatim guna untuk mengungkap sampai tuntas. "Tim sekarang sedang bekerja dilapangan dan petugas akan mengejar pelaku sampai tertangkap,” ujarnya.

Sebelumnya, peristiwa mengerikan ini terekam dalam video yang beredar luas di media sosial, memperlihatkan aksi kejam para pelaku. Video viral tersebut memperlihatkan setidaknya lima pria yang memegang senjata tajam jenis celurit. 

Mereka mengeroyok korban secara membabi buta di sebuah halaman luas, mengarahkan senjata tajam ke tubuhnya yang tak berdaya.Korban, yang mengenakan sarung dan kopiah putih, hanya bisa terkapar di tanah menerima serangan brutal tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut