Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Mobil Rombongan Pengantin di Tol Jombang-Mojokerto, 10 Penumpang Luka
Advertisement . Scroll to see content

Polda Jatim Sebut AH Pemeran Video Porno Kebaya Merah Miliki Kepribadian Ganda

Kamis, 10 November 2022 - 19:05:00 WIB
Polda Jatim Sebut AH Pemeran Video Porno Kebaya Merah Miliki Kepribadian Ganda
Salah satu tersangka video porno kebaya merah yang dirilis Polda Jatim. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Pemeran video pornoKebaya Merah berinisial AH mengidap kepribadian ganda. Fakta tersebut terungkap setelah Polda Jatim menggeledah tempat singgah AH dan menemukan kartu kuning, serta beberapa faktur-faktur tanda berobat di salah satu rumah sakit yang ada di Surabaya.

“Informasi yang kami terima dari penyidik, yang bersangkutan (AH) merupakan seseorang yang berkepribadian ganda," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Dirmanto, Kamis (10/11/2022).

Dia mengatakan, penyidikan Siber juga memeriksa tersangka dan melakukan upaya paksa penggeledahan.

"Dari hasil penggeledahan di tempat singgah AH ditemukan kartu kuning, dan beberapa faktur-faktur tanda berobat di salah satu rumah sakit yang ada di Surabaya. RS Kejiwaan yang ada di Surabaya," ujar Dirmanto.

Namun, Dirmanto belum dapat memastikan apakah AH merupakan pasien rawat jalan. Namun, dia menyebut masih menunggu pemeriksaan dari ahli.

"Nanti itu kami pastikan ya. Kalau sudah ada pemeriksaan dari ahlinya. Jadi sementara yang kami dapatkan, bahwa yang bersangkutan ke salah satu RS di sana, merupakan salah satu pasien konsultasi terhadap kejiwaan," kata dia.

Karena itu, dia menyebut saat ini AH sedang menjalani proses observasi di RS Bhayangkara dengan melibatkan para Ahli. "Saat ini sedang dilakukan observasi di RS Bhayangkara melibatkan dengan ahli," ujar dia.

Dilansir dari laman psikologi.unnes, kepribadian ganda atau Dissociative Disorder (DID) merupakan gangguan atau diskontinuitas dalam integrasi normal, kesadaran, memori, identitas, emosi, persepsi, representasi tubuh, kontrol motorik, dan perilaku. Gejala disosiatif ini berpotensi untuk mengganggu setiap area fungsi psikologis manusia dalam aktivitasnya sehari-hari.

Penyebab utama DID adalah peristiwa traumatis di masa kanak-kanak seperti kekerasan, pelecehan, kecelakaan, bencana alam, peperangan, kematian, riwayat penyakit, dan kejadian luar biasa lainnya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut