Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terobos Lampu Merah, Pemotor Tewas Terlindas Truk di Sidoarjo
Advertisement . Scroll to see content

Pikap Ditabrak Kereta Api di Jombang hingga Hancur, Pengemudi Selamat

Jumat, 07 Desember 2018 - 19:49:00 WIB
Pikap Ditabrak Kereta Api di Jombang hingga Hancur, Pengemudi Selamat
Mobil pikap hancur setelah ditabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jatim, Jumat (7/12/2018). (Foto: iNews/Mukhtar Bagus)
Advertisement . Scroll to see content

JOMBANG, iNews.id – Sebuah mobil pikap ditabrak Kereta Api Sri Tanjung jurusan Jember-Purwokerto di Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim), Jumat sore (7/12/2018). Pengemudi yang selamat dan menderita luka-luka langsung dilarikan ke puskesmas terdekat.

Kondisi mobil pikap yang dikemudikan Turmundi (49), warga Desa Bakalan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, langsung hancur berkeping-keping setelah ditabrak kereta api. Kecelakaan tersebut terjadi di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Badas, Kecamatan Sumobito. Diduga, pikap disambar kereta api karena pengemudi ceroboh dan kurang berhati-hati saat melewati perlintasan tanpa palang pintu.

Warga yang menjadi saksi mata kejadian itu, Syuhada menyebutkan, kecelakaan bermula saat mobil pikap melaju dari arah timur. Pikap tersebut hendak belok ke selatan menyeberangi perlintasan kereta api. Namun, pengemudi tidak memperhatikan terlebih dahulu kondisi di sekitarnya dan terus melaju menyeberangi rel.

“Pengendaranya terus maju enggak menengok dari arah kirinya, dia tetap saja nyelonong menyeberangi rel,” ujar Syuhada.

Pada saat bersamaan, dari arah timur ada Kereta Api Sri Tanjung yang melaju dengan kecepatan tinggi. Karena jaraknya sudah terlalu dekat, mobil korban langsung tersambar oleh kereta hingga terlempar ke sawah dan hancur.

Beruntung, pengendara selamat dalam musibah itu dan hanya menderita luka-luka. Warga sekitar langsung membawa korban ke Puskesmas Sumobito untuk mendapat perawatan medis.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut