Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Demo Mahasiswa di Kantor Gubernur NTB Ricuh, 3 Orang Dilarikan ke RS
Advertisement . Scroll to see content

Perang Saudara Pecah di Mataram Gegara Hanyakrawati Diangkat sebagai Raja

Rabu, 24 November 2021 - 08:17:00 WIB
Perang Saudara Pecah di Mataram Gegara Hanyakrawati Diangkat sebagai Raja
Ilustrasi Penembahan Senopati
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Kekuasaan menjadi pemicu perpecahan di tubuh Mataram. Sepeninggal Panembahan Senopati, terjadi perang saudara antara Hanyakrawati dan kakak tirinya Pangeran Puger.

Benih perang saudara itu muncul lantaran Hanyakrawati diangkat sebagai Raja Mataram menggantikan Panembahan Senopati. Pangeran Puger yang merasa lebih pantas, tidak puas. APalagi, secara umum Hanyakrawati lebih muda dibanding dengan Pangeran Puger. 

Kekuasaan inilah yang menjadi awal mula kecemburuan Pangeran Puger muncul. Dikutip dari buku "Tuah Bumi Mataram : Dari Panembahan Senopati hingga Amangkurat II" tulisan Peri Mardiyono, Puger merasa dirinya lebih layak mewarisi tahta Mataram daripada adiknya. Tetapi takdir memang tak berpihak ke Pangeran Puger, ia akhirnya tak bisa menduduki posisi raja. 

Sadar akan kekecewaan kakak tirinya menjadikan Hanyakrawati mencoba melakukan pendekatan kepada kakak tirinya dengan memberikan jabatan sebagai Adipati Demak. Puger pun menerima posisi itu, tetapi ia masih tidak puas. Ia memutuskan untuk melakukan pemberontakan suatu ketika. 

Bahkan dia berkeinginan agar wilayah Demak melepaskan diri dari kekuasaan Mataram. Alhasil pada 1602 Masehi terjadilah perang saudara antara Demak melawan Mataram. Perang saudara antara Mataram dan Demak ini berlangsung sekitar tiga tahun. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut