Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemotor Sekeluarga Kecelakaan di Jombang, Ayah Tewas Terlindas Truk Anak dan Istri Luka
Advertisement . Scroll to see content

Penumpukan Jenazah di RSUD Jombang, TNI Turun Tangan Bantu Pemulasaraan

Kamis, 08 Juli 2021 - 20:00:00 WIB
Penumpukan Jenazah di RSUD Jombang, TNI Turun Tangan Bantu Pemulasaraan
Prajurit TNI Kodim Jombang memakai pakaian APD lengkap membantu pemulasaraan jenazah Covid-19 yang menumpuk di RSUD Jombang. (Foto: MNC Portal/Mukhtar Bagus)
Advertisement . Scroll to see content

JOMBANG, iNews.idPenumpukan jenazah pasien Covid-19 di RSUD Jombang yang sudah terjadi dalam dua hari terakhir mengundang keprihatinan sejumlah pihak, salah satunya TNI. Kodim 0814/Jombang mengerahkan puluhan prajuritnya untuk membantu menangani jenazah di RSUD Jombang.

Dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, para prajurit tersebut ditugaskan membantu petugas pemulasaraan jenazah hingga pemakaman. 

Komandan Kodim (Dandim) 0814 Jombang, Letkol Inf Triyono menjelaskan, total ada 30 prajurit TNI yang dikerahkan untuk membantu petugas medis tersebut.

“Mereka telah dibekali kemampuan untuk menangani jenazah sesuai dengan strandar protokol kesehatan,” katanya, Kamis (8/7/2021).

Berdasarkan list data di kamar jenazah RSUD Jombang, total ada 54 jenazah yang antre penanganan sejak Rabu (7/7/2021) malam hingga Kamis sore.

“Dengan dibantu oleh prajurit TNI ini diharapkan proses penanganan tersebut akan berlangsung lebih cepat,” ucapnya.

Antrean jenazah menunggu pemulasaraan di RSUD Jombang sudah terjadi sejak Rabu (7/7/2021). Kondisi tersebut membuat petugas pemulasaraan jenazah rumah sakit kewalahan. 

Pemkab Jombang kemudian mengirimkan petugas BPBD untuk membantu pemulasaraan jenazah yang sebagian besar meninggal akibat Covid-19.

Sebelumnya, Direktur RSUD Jombang, dr Puji Umbaran mengakui antrean jenazah tersebut benar terjadi di rumah sakit yang dipimpinnya.

“Penyebab kematian mereka beragam ya, ada yang karena Covid-19, ada yang suspect dan berbagai penyakit lainnya,” katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut