Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Duka Kloter 12 Malang, 2 Jemaah Haji Meninggal Dunia di Pesawat dan Bus
Advertisement . Scroll to see content

Pengakuan Mengerikan Suami Mutilasi Istri di Malang, Dihantui Korban hingga Tak Bisa Tidur

Kamis, 04 Januari 2024 - 12:01:00 WIB
Pengakuan Mengerikan Suami Mutilasi Istri di Malang, Dihantui Korban hingga Tak Bisa Tidur
Pengakuan Mengerikan Suami Mutilasi Istri di Malang, Dihantui Korban hingga Tak Bisa Tidur (Foto: iNews/Avirista Midaada)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - James Loodewyk Tomatala (61) pelaku mutilasi istrinya Ni Made Sutarini (55) mengaku dihantui korban. James bahkan sampai tak bisa tidur karena teror tersebut.

Pertanyaan ini disampaikan Kuasa hukum tersangka Guntur Putra Abdi Wijaya. Teror itu  membuatnya pelaku tidak bisa berpikir.

"Malamnya dia merasa dihantui sama istrinya, tidak bisa tidur, karena katanya dia dibayang - bayangi sama si korban," kata Guntur Putra Abdi, saat mendampingi tersangka di Mapolresta Malang Kota, Kamis (4/1/2024).

Akibat dihantui oleh korbannya, pensiunan pegawai PLN ini akhirnya berpikir terus semalaman dan membiarkan potongan tubuh istrinya disimpan. Selanjutnya, ketika Minggu pagi (31/1/2023) dia meminta tolong ke tetangganya untuk mengangkut ember yang berisikan potongan tubuh korban.

"Dia akhirnya menyerahkan diri ke pihak berwajib. (Mangga tetangga), sejauh yang saya dapat informasinya karena minta tolong angkat ember itu," ucap pria dari LBH Peradi Malang Raya.

Menurut keterangan kliennya, aksi mutilasi itu dilakukan pada Sabtu siang (30/1/2023) setelah dia menghabisi nyawa istrinya. Tindakan mutilasi itu dilakukan selama enam jam sejak pukul 12.00 hingga pukul 18.00 WIB.

"Mutilasi jam 12.00 siang sampai jam 06.00 sore, jadi selama 6 jam melaksanakan aksi itu. Jam 9 sampai jam 10 dijemput terjadi pertengkaran," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut