Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Siswa SD di Pemalang 2 Bulan Tak Sekolah usai Ortu Kritik di Media Sosial
Advertisement . Scroll to see content

Orang Tua Cemas Tunggu Nasib 107 Anak yang Diamankan Polisi Buntut Demo Rusuh Arema FC

Senin, 30 Januari 2023 - 11:55:00 WIB
Orang Tua Cemas Tunggu Nasib 107 Anak yang Diamankan Polisi Buntut Demo Rusuh Arema FC
Sejumlah orang dibawa menggunakan truk polisi untuk diperiksa. (Foto: Deni Irwansyah).
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Sebanyak 107 pemuda diamankan pascademonstrasi rusuh di Kantor Arema FC, Minggu (29/1/2023). Pengamanan ini membuat para orang tua resah, sehingga harus menunggu di Mapolresta Malang. 

Pantauan di lokasi, warga menunggu di depan masjid di dalam kompleks Polresta Malang Kota. Mereka tampak menunggu kepastian dari anggota keluarga yang diamankan. 

Salah seorang orang tua, Sutris, asal Kelurahan Mulyorejo Kecamatan Sukun mengatakan, dirinya mendapat kabar dari sang anak pada sore hari, bahwa telah diamankan oleh pihak kepolisian.

"Anak saya ini cowok berusia 24 tahun dan sudah bekerja. Berangkat dari rumah jam 11.00 WIB. Pada saat meninggalkan rumah itu, tujuan anak saya itu sebenarnya mencari pakaian di sekitaran wilayah Jalan Soekarno Hatta untuk adiknya yang mau sunat," ucap Sutris, Senin (30/1/2023).

Dia menambahkan, anaknya saat itu tengah melintas di Taman Makam Pahlawan (TMP) Jalan Veteran, ternyata ada sekumpulan pemuda dan anak anak berpakaian hitam-hitam yang akan berdemo di depan kantor Arema FC.

"Anak saya itu akhirnya berhenti dan ikut-ikutan aksi tersebut. Dan alhamdulillah, anak saya tidak terluka dalam kejadian tersebut," tuturnya.

Sementara itu, suasana penjagaan di Mapolrsta Malang tampak ketat dari biasanya. Di pintu gerbang tampak beberapa petugas menanyai beberapa masyarakat yang masuk ke area halaman Polresta Malang Kota. 

Sejumlah keluarga juga terlihat menunggu kepastian, karena ada beberapa anggota keluarganya yang turut diamankan pasca demonstrasi ricuh oleh Arek Malang Bersikap.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui secara jelas apakah terlibat di dalam aksi perusakan tersebut atau tidak. "Jika tidak ada kaitan dan perbuatan melawan hukum, maka akan kita pulangkan ke keluarganya," ujar Budi Hermanto.

Pria yang akrab disapa BuHer ini menjelaskan, bahwa pihaknya terus melakukan penyelidikan atas kasus perusakan kantor Arema FC tersebut.

"Kami masih terus mendalami, untuk mencari aktor intelektual dibalik aksi anarkis ini. Selain itu, kami juga melakukan pengamanan di lokasi TKP sampai pengusutan kasus ini dinyatakan selesai," katanya. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut