Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Remaja di Situbondo Dihajar Oknum Prajurit TNI Pakai Selang, Diduga Masalah Cinta
Advertisement . Scroll to see content

Motif Asmara Diduga Menjadi Penyebab Pelaku Bunuh Dokter Muda di Pasuruan

Sabtu, 16 April 2022 - 10:31:00 WIB
Motif Asmara Diduga Menjadi Penyebab Pelaku Bunuh Dokter Muda di Pasuruan
Reka ulang pembunuan dokter muda UB, Sabtu (16/4/2022). (Foto: iNesws.id/Jaka Samudra).
Advertisement . Scroll to see content

PASURUAN, iNews.id - Motif asmara diduga menjadi penyebab pembunuhan sadis dokter muda di Pasuruan. Pelaku berinisial ZI tega menghabisi korban karena cemburu korban memacari anak tirinya. 

Belum ada keterangan resmi dari polisi usai penangkapan pelaku. Namun, informasi yang dihimpun, pelaku selama ini menaruh hati dengan kekasih korban, TS, yang tak lain anak tirinya sendiri. 

Hingga saat ini polisi masih melakukan pendalaman atas kasus ini. Setelah menangkap pelaku, penyidik Satreskrim Polres Pasuruan dibantu Polda Jatim mengeler pelaku ke lokasi pembuangan jasad. 

Salah seorang warga, Yuda, mengatakan iring- iringan mobil Jantanras Polda Jatim membawa pelaku ke tempat pembuangan/ jasad  Bagus Prasteyo Lazuardi di lahan kosong, samping ruas Jalan Raya Surabaya-Malang, tepatnya di lingkungan Krajan, Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Di lokasi itu, pelaku juga sempat melakukan reka ulang. 

Ada beberapa adegan yang diperagakan, pertama mengeluarkan jasad bagus dari mobil Inova milik korban. Selanjutnya dibuang ke semak-semak untuk menyiasati warga dan petugas. Setelahnya, membawa kabur kendaraan ke Kota Malang. 

Hasil pemeriksaan polisi, korban bekap pelaku menggunakan kantong plastik. Setelah itu dianiaya hingga tewas. Untuk menghilangkan jejak, korban dibuang dan mobil dibawa kabur. 

Diketahui, dokter muda Universitas Brawijaya (UB) Bagus Prasetyo Lazuardi (26) ditemukan tewas membusuk di Purwodadi, Pasuruan. Hasil penyelidikan polisi, korban tewas dibunuh. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut