Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Mobil Rombongan Pengantin di Tol Jombang-Mojokerto, 10 Penumpang Luka
Advertisement . Scroll to see content

Minta Maaf, Pria Tawarkan Kaus Jokowi 404: Not Found asal Tuban Tidak Ditahan

Kamis, 19 Agustus 2021 - 21:04:00 WIB
Minta Maaf, Pria Tawarkan Kaus Jokowi 404: Not Found asal Tuban Tidak Ditahan
Mural Presiden Jokowi yang dijadikan kaus hingga viral di media sosial. (Foto: MNC portal/Lukman Hakim)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Pria berinisial RS (29) warga Desa Karangagung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban diamankan polisi setelah menawarkan kaus bergambar 'Jokowi 404: Not Found' di media sosial. 

RS menawarkan kaus lewat cuitan akun Twitter @OmBrewoks3. Konten pengusaha sablon pakaian itu diketahui dari hasil patroli siber kepolisian setempat. 

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan, RS diamankan untuk dimintai klarifikasi terkait unggahannya tersebut. 

Namun, pihak kepolisian mengambil langkah restorative justice dan memperbolehkan pria tersebut pulang usai mengklarifikasi dan meminta maaf. 

RS juga berjanji tidak akan mengulagi lagi perbuatannya."RS belum menjual kaos tersebut," kata Gatot, Kamis (19/8/2021). 

Gatot menambahkan, RS terinspirasi dengan gambar mural serupa yang ditemukan di wilayah Tangerang beberapa waktu lalu. Hal itu kemudian digunakan untuk kepentingan bisnis yang bersangkutan. "Setelah melakukan klarifikasi, RS meminta maaf atas perbuatannya," ujar Gatot.

Permintaan maaf itu didokumentasikan dalam sebuah video yang beredar di internet. Dalam video berdurasi 40 detik itu, RS terlihat didampingi beberapa orang di sampingnya. RS  meminta maaf secara terbuka di depan kantor Polres Tuban.

"Saya atas nama RS alamat Karang Agung, Palang, Tuban. Pekerjaan wiraswata. Umur 30 tahun. Pemilik akun twitter ombrewoks, dengan ini menyatakan maaf yang sebesar besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia atas unggahan di akun twitter saya yang tidak pantas," katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut