Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pria Mengaku Anggota Polri Tipu Korban Ratusan Juta, Janjikan Lolos Polisi dan PNS
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Pembunuhan Pria Bersarung di Sampang, Diadang Pelaku saat Bonceng Anak

Selasa, 28 Januari 2025 - 12:38:00 WIB
Kronologi Pembunuhan Pria Bersarung di Sampang, Diadang Pelaku saat Bonceng Anak
Polisi saat mengevakuasi mayat pria tergeletak di pinggir jalan diduga korban pembunuhan di Desa Bapelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Senin (27/1/2025). (Foto: MPI/Diwan Mohammad Zahri)
Advertisement . Scroll to see content

SAMPANG, iNews.id - Pembunuhan menggemparkan warga Desa Bapelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Korban diduga diadang sejumlah orang di pinggir jalan lalu dianiaya hingga tewas.

Kapolres Sampang AKBP Hartono mengatakan, identitas korban berinisial Y (35) warga setempat. Dari keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, saat kejadian korban awalnya sedang membonceng anaknya di motor.

"Dalam perjalanan saat di TKP, korban tiba-tiba diadang dua orang. Anaknya diturunkan lalu disuruh lari ke rumahnya yang tidak jauh dari TKP," ujarnya, Selasa (28/1/2025)

Saat tiba di rumahnya, anak korban memberi tahunya ibunya terkait kejadian pengadangan dan yang menimpa ayahnya.

"Anak itu memberi tahu ke Ibunya bahwa Ayahnya sudah meninggal," katanya.

Sebelumnya, warga Desa Bapelle Kecamatan Robatal, Sampang, Madura digemparkan dengan penemuan mayat pria terkapar bersimbah darah di pinggir jalan, Senin (27/1/2025). Korban mengenakan sarung yang tewas dekat motornya. Dalam video yang beredar tampak ciri-ciri korban memakai sarung warna merah dan baju biru

Warga yang mengetahui insiden tersebut langsung berbondong-bondong ke lokasi. Hasil penyelidikan sementara, korban diduga tewas dibunuh.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut