Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penampakan Pocong Viral yang Teror Warga Jember, Ternyata Hoaks Hasil AI
Advertisement . Scroll to see content

Konten Pocong Meresahkan Viral di Jember, Emak-Emak Ditangkap Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:15:00 WIB
Konten Pocong Meresahkan Viral di Jember, Emak-Emak Ditangkap Polisi
Seorang perempuan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, ditangkap polisi setelah diduga membuat konten pocong yang viral di media sosial dan meresahkan warga. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

JEMBER, iNews.id - Seorang perempuan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, ditangkap polisi setelah diduga membuat konten pocong yang viral di media sosial dan meresahkan warga. Konten tersebut sengaja dibuat untuk menimbulkan teror, ketakutan dan kepanikan di tengah masyarakat.

Kasus itu terungkap setelah Tim Binmas Polres Jember melakukan penelusuran ke lingkungan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Jember.

Hasil penyelidikan, polisi kemudian mendatangi rumah Holifatus Sakdiyah, seorang emak warga setempat yang diduga sebagai pembuat konten menyesatkan tersebut.

Saat dimintai keterangan di rumahnya, Holifatus mengakui memang memerankan sosok pocong dalam video yang viral di media sosial.

Pelaku memanfaatkan kamera CCTV yang terpasang di samping rumahnya untuk merekam aksi tersebut. Mengenakan mukena, pelaku berjalan menyerupai pocong di area sekitar rumah.

Rekaman CCTV itu kemudian dipotong dan diserahkan kepada adiknya. Selanjutnya, video tersebut diunggah ke media sosial hingga memicu kepanikan warga.

Saat ini, polisi masih memeriksa pelaku untuk mendalami motif pembuatan konten tersebut.

Kasat Binmas Polres Jember, AKP Agus Yudi Kurniawan mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap unggahan yang belum jelas kebenarannya, termasuk video pocong yang beredar di media sosial.

"Diimabu kepada masyarakat jangan percaya dengan berita-berita bohong terkait pocong," ujar AKP Agus.

Menurutnya, konten semacam itu bisa saja merupakan hoaks yang sengaja dibuat oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut