Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perempuan Hilang di Hutan Palopo, Tim SAR Turun Tangan Lakukan Pencarian
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Asal Usul Nama Trowulan, Pusat Kerajaan Majapahit di Mojokerto

Kamis, 10 Maret 2022 - 12:32:00 WIB
Kisah Asal Usul Nama Trowulan, Pusat Kerajaan Majapahit di Mojokerto
Kolam segaran peninggalan Majapahit di Trowulan Mojokerto. (Foto: IG/Agustinusambar).
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Pusat Kerajaan Majapahit di Trowulan sebelumnya merupakan hutan rimba raya. Banyak pohon besar yang menutup dataran, sehingga sangat gelap. 

Namun, di tangan Raden Wijaya, hutan rimba itu berubah menjadi desa yang ramai hingga menjadi pusat kerajaan. 

Dikisahkan, Raden Wijaya mendapat tanah perdikan dari Jayakatwang yang menjadi raja Kediri. Tanah ini nantinya dimanfaatkan oleh Raden Wijaya untuk membuat kerajaan baru bernama Majapahit. Jayakatwang yang melakukan penyerangan ke Singasari, kemudian membuat sang raja Kertanegara mangkat. 

Raden Wijaya berhasil mendapat pengampunan dari Jayakatwang usai berhasil melarikan diri dari Singasari. Dikutip dari "Babad Tanah Jawi" tulisan Soedjipto Abimanyu, Raden Wijaya mendapat bumi perdikan di daerah Tarik. 

Rimba raya yang penuh dengan pepohonan besar tampak gelap gulita di siang hari, dan semakin gelap gulita pada malam harinya. Menurut ceritanya, ada sebagian hutan yang tidak terlindungi oleh pepohonan. Oleh karena itu, saat bulan purnama, sinar rembulan menembus menerangi tengah hutan belantara. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut