Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penggerebekan Judi Tembak Ikan di Karo, 2 Perempuan Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Kisah 2 Putri Cantik Memimpin Majapahit usai Prabu Jayanegara Tewas Terbunuh

Selasa, 15 Maret 2022 - 07:11:00 WIB
Kisah 2 Putri Cantik Memimpin Majapahit usai Prabu Jayanegara Tewas Terbunuh
Tribhuwana Wijayatunggadewi (Wikipedia).
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Terbunuhnya Jayanegara mengantarkan dua perempuanMajapahit Tribhuwana Tunggadewi dan Dyah Wiyat atau Rajadewi Maharajasa. Dua putri pendiri Majapahit Raden Wijaya ini berkuasa setelah lolos dari cengkraman Jayanegara yang telah lama mengincarnya. 

Kedua putri cantik ini memerintah bersamaan setelah istri Raden Wijaya, Gayatri menolak menjadi raja. Perempuan bijaksana itu memilih menjadi pendeta. 

Pada buku "Menuju Puncak Kemegahan Sejarah Kerajaan Majapahit" karya  Slamet Muljana, awalnya kedua putri itu memerintah di dua wilayah berbeda. Tribuwana Tunggadewi memimpin Kahuripan dan Rajadewi Maharajasa memerintah Daha.

Keduanya memerintah wilayah masing-masing dengan gelar Rani Kahuripan dan Rani Daha. Tak hanya itu, sepeninggal Jayanegara membuat para laki-laki jejaka yang mempunyai ketertarikan kepada dua putri itu berani menginjakkan istana Majapahit lagi, untuk melakukan pendekatan.

Pada tahun 1250 Saka atau 1328 Masehi pun putri Tribuwanatunggadewi menikahi Sri Kertawardana dari Singasari, putra Cakradara. Sedangkan Rajadewi Maharajasa atau Bhre Daha menikah dengan Raden Kuda Amerta dari Wengker, atau Bhreng Prameswara ring Pamotan, dengan nama Abiseka Sri Wijayarajasa.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut