Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tradisi Rebo Wekasan, Warga Berebut Curak Sedekah Keraton Kasepuhan Cirebon
Advertisement . Scroll to see content

Khutbah Jumat NU Terbaru tentang Memaknai Rebo Wekasan di Bulan Safar

Kamis, 01 September 2022 - 21:39:00 WIB
Khutbah Jumat NU Terbaru tentang Memaknai Rebo Wekasan di Bulan Safar
Khutbah Jumat NU terbaru tentang memaknai Rebo Wekasan di Bulan Safar yang perlu dijadikan momentum untuk muhasabah diri. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Khutbah Jumat NU terbaru tentang memaknaiRebo Wekasan di Bulan Safar momentum untuk muhasabah diri.

Saat ini, umat Islam sudah memasuki Bulan Safar, bulan kedua hijriah seteah Muharram. Shafar atau Safar satu suku kata dengan kata Shifr [صفر [yang berarti kosong. Bulan ini dinamakan safar atau shifr, karena pada bulan ini bangsa Arab mengosongkan rumah-rumah mereka yang beralih ke medan perang.

Di kalangan masyarakat Jawa, Bulan Safar atau Sapar kerap dihubungkan dengan mitos bulan sial dan banyak bencana. Pada masa Arab Jahiliyah, bulan Safar juga disebut bulan sial. 

Dalam hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah ra disebutkan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:

لا عدوى ولا طيرة ةلا هامة ةلا صفر وفر من المجذوم كما تفر من الأسد

Artinya: Tidak ada wabah (yang menyebar secara sendirinya), tidak pula ramalan sial, tidak pula burung hantu dan juga Safar. Menghindarlah dari penyakit kusta sebagaimana engkau menghindari singa.”

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut